Disertasi
Literasi kesehatan mental mahasiswa perguruan tinggi berbasis agama Islam / Tristiadi Ardi Ardani
Abstrak
Tingginya prevalensi masalah kesehatan mental di dunia tidak lepas dari masih rendahnya literasi kesehatan mental misalnya kesenjangan dalam penggunaan layanan profesional kesehatan mental perilaku untuk mencari bantuan. Kemampuan mengenali permasalahan gangguan mental yang menjadi salah satu faktor menentukan sehingga seseorang menerima bantuan profesional. Hal ini terkait dengan pengetahuan kesehatan mental pada individu. Mahasiswa cenderung berisiko mengalami gangguan mental emosional seperti kesulitan untuk fokus dan berfikir stress akademik depresi kecemasan dan kecendrungan gangguan mental lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Fenomenologi merupakan pandangan berpikir yang menekankan pada fokus kepada pengalaman-pengalaman subyektif manusia dan interpretasi interpretasi dunia. Dalam hal ini para fenomenologis ingin memahami bagaimana dunia muncul kepada orang lain.Penelitian fenomenologi adalah model atau pendekatan dalam penelitian kualitatif yang melakukan eksplorasi secara rinci pengalaman hidup personal seseorang dengan hasil deskripsi bagaimana seseorang memberi makna tentang fenomena yang berhubungan dengan dunia personal dan sosialnya Penelitian dilakukan melalui observasi dan wawancara. Dalam melakukan wawancara peneliti memulainya dengan percakapan umum dengan topik-topik yang ringan seperti aktivitasnya sehari-hari yang dilakukan oleh subjek penelitian Peneliti menyiapkan panduan wawancara topical sebelum melakukan wawancara kepada subjek penelitian sehingga meskipun percakapan dilakukan secara santai namun peneliti bisa mendapatkan data sesuai dengan focus penelitian. Dalam penelitian ini subjek penelitian sebanyak 18 mahasiswa terdiri dari 6 mahasiswa KAMPUS PUTIH ( Universitas Muhammadiyah Malang 6 Mahasiswa KAMPUS BIRU Maulana Malik Ibrahim Malang dan 6 Mahasiswa KAMPUS HIJAU ( Universitas Islam Malang ). Data yang berhasil terkumpul kemudian diorganisasikan. Setiap pernyataan atau fenomena yang relevan dengantopik dan focus penelitian dikelompokkan ke dalam kategori umum atau tema. Tema-tema dan makna-makna yang sudah dikelompokkan digunakan untuk mengembangkan deskripsi dari pengalaman. Dari deskripsi tersebut kemudian dibangun makna dan esensi.Setelah seluruh tahap penelitian dilalui tahap terakhir yang peneliti lakukan adalah menganalisis data dengan menggunakan NViVo Kesimpulannya bahwa mahasiwa mengalami gangguan kesehatan mental dengan ditandai dengan cemas dan tertekan karena berbagai masalah yang ada diatas kalau dilihat dari 3 aspek untuk mengidentifikasi gejala gangguan umum yaitu Recognition yaitu kemampun untuk mengenali gangguan tertentu Knowledge yaitu Pengetahuan tentang cara mencari informasi kesehatan mental dan Attitude yaitu Sikap yang berdampak pada pengakuan gangguan dan kemauan untuk terlibat dalam pertolongan. Dari hasil penelitian dapat disarankan bahwa mahasiswa perlu cara mengenali gangguan mental pengetahuan tentang gangguan mental sikap ketepatan dalam menangani kesehataan mental