Tesis
Pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis student teams achievement division (STAD) dengan kearifan lokal Banyuwangi terhadap literasi Bahasa Indonesia siswa kelas V sekolah dasar / Dhea Ayu Anggraini
Abstrak
Rendahnya kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Indonesia sebagaimana tercermin dalam peringkat PISA 2018 yang menempatkan Indonesia pada posisi ke-74 dari 79 negara menunjukkan adanya masalah mendasar dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan tidak adaptif terhadap kebutuhan individual siswa menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya literasi. Oleh karena itu diperlukan pendekatan yang lebih responsif dan kolaboratif seperti strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal Banyuwangi untuk meningkatkan literasi Bahasa Indonesia siswa secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi Bahasa Indonesia siswa kelas V sekolah dasar antara kelompok yang mendapatkan strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis STAD dengan muatan kearifan lokal Banyuwangi dan kelompok yang tidak menggunakan strategi tersebut. Fokus penelitian ini diarahkan untuk mengukur efektivitas pendekatan integratif yang tidak hanya memperhatikan kebutuhan belajar individual siswa tetapi juga mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya lokal yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB (35 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VC (36 siswa) sebagai kelompok kontrol di SDN 1 Genteng Wetan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan literasi wawancara dan lembar observasi dengan analisis data menggunakan uji Independent Sample t-test untuk menguji perbedaan antara dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi Bahasa Indonesia secara signifikan antara siswa kelas V yang mendapatkan strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis kearifan lokal Banyuwangi dan yang tidak mendapatkan strategi tersebut. Hal ini dibuktikan melalui uji Independent Sample t-test dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0 025 lt 0 05 dan thitung sebesar 2 290 gt ttabel 1 997 sehingga Ha diterima. Artinya penerapan strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Indonesia siswa. Strategi ini tidak hanya menjawab kebutuhan belajar individual tetapi juga mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya lokal. Oleh karena itu pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.