Tesis
Pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan employee engagement sebagai variabel mediasi (studi pada PT. Profilindah Kharisma) / Ira Setyawati
Abstrak
RINGKASAN Setyawati Ira. 2025. Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Employee Engagement sebagai Variabel Mediasi (Studi pada PT. Profilindah Kharisma) Tesis. Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Budi Eko Soetjipto M.Ed. M.Si (2) Dr. Ludi Wishnu Wardana S.T S.E S.Pd M.M. Kata Kunci Kompensasi Lingkungan Kerja Employee Engagement Kinerja Karyawan Penelitian ini mengkaji secara mendalam pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan serta menelaah peran employee engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya tingkat kinerja dan keterlibatan karyawan di berbagai sektor terutama pada lembaga publik yang disebabkan oleh sistem kompensasi yang belum adil dan lingkungan kerja yang kurang mendukung kenyamanan serta kesejahteraan psikologis. Kondisi ini menyebabkan menurunnya motivasi meningkatnya turnover dan rendahnya loyalitas pegawai terhadap organisasi. Secara teoritis penelitian ini didasari oleh Teori Dua Faktor Herzberg Teori Kinerja Karyawan dan Teori Employee Engagement yang menjelaskan bahwa kinerja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti gaji dan fasilitas kerja tetapi juga oleh faktor internal seperti motivasi dan keterikatan emosional terhadap pekerjaan. Kajian pustaka dan penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam beberapa penelitian menemukan pengaruh signifikan antara kompensasi lingkungan kerja dan kinerja sementara studi lain menunjukkan hasil yang lemah atau tidak signifikan terutama jika faktor motivasi intrinsik dan engagement tidak diperhitungkan. Oleh karena itu penelitian ini mengajukan model konseptual yang menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel-variabel tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement dan kinerja karyawan yang berarti semakin baik sistem kompensasi yang diterapkan semakin tinggi pula keterikatan dan performa karyawan. Sementara itu lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan namun pengaruhnya terhadap engagement relatif kecil. Temuan lain menunjukkan bahwa employee engagement memediasi sebagian hubungan antara kompensasi dan kinerja serta antara lingkungan kerja dan kinerja yang menandakan bahwa keterlibatan karyawan berperan penting sebagai jembatan psikologis antara kebijakan organisasi dan hasil kinerja individu. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam meningkatkan kinerja tidak hanya ditentukan oleh besarnya kompensasi atau kualitas lingkungan kerja semata tetapi juga oleh sejauh mana organisasi mampu membangun keterikatan emosional dan komitmen karyawan terhadap pekerjaannya. Dengan kata lain employee engagement merupakan faktor kunci yang memperkuat pengaruh positif kebijakan organisasi terhadap kinerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya manajemen untuk menciptakan sistem kompensasi yang adil transparan dan berbasis kinerja membangun lingkungan kerja yang aman nyaman serta mendukung kesejahteraan dan menumbuhkan engagement melalui komunikasi terbuka kepemimpinan partisipatif serta penghargaan atas kontribusi karyawan. Secara keseluruhan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kombinasi yang seimbang antara insentif finansial dukungan lingkungan kerja dan penguatan keterikatan karyawan. Dengan memperhatikan ketiga aspek ini secara sinergis organisasi dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif loyal dan siap menghadapi tantangan kompetitif di era kerja modern.