UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengaruh penggunaan VTR dalam pengajaran mikro terhadap kemampuan mengajar mahasiswa dalam program pengalaman lapangan / oleh Tato Sudiharto

Soediharto, Tato - Nama Orang;

Abstrak
Tato Soediharto Pengaruh Penggunaan VTR Dalam Pengajaran Mikro Terhadap Kemampuan Mengajar Mahasiswa Dalam Program Pengalaman Lapangan. RINGKASAN Banyak lembaga pendidikan guru yang menyelenggara-kan pengajaran mikro dengan menggunakan VTR akan tetapi belum jelas apakah penggunaan VTR dalam pengajaran mikro dapat menunjang lebih baik usaha meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa calon guru dibandingkan dengan pengajaran mikro yang tanpa menggunakan VTR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan VTR dalam pengajaran mikro terhadap kemampuan mengajar mahasiswa calon guru. Untuk mengoperasionalkan tujuan penelitian enam buah hipotesis kemudian dirumuskan. Dua buah kelas angkatan tahun yang sama pada program Administrasi Perkantoran Jurusan Pendidikan Dunia Usaha Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang Jenjang D3 di-jadikan subyek penelitian. Dua kelas tersebut dipilih karena dalam dua semester yang berurutan melaksanakan pengajaran mikro dan program pengalaman lapangan (PPL). Masing-masing kelas diwakili oleh dua puluh orang mahasiswa yang mempunyai nilai rata-rata untuk bidang studi antara 22 50. Dengan cara undian dua kelompok mahasiswa ter-sebut kemudian dikategorikan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen adalah kelompok mahasiswa yang melakukan pengajaran mikro dengan menggunakan VTR sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok mahasiswa yang melakukan pengajaran mikro tanpa menggunakan VTR. Sebelum VTR digunakan setiap mahasiswa tampil mengajar dalam situasi pengajaran mikro. Penampilan mengajar ini dinilai dan dianggap sebagai prates Selanjutnya mahasiswa yang termasuk kelompok eksperimen mengamati model ketrampilan mengajar yang telah direkam dalam kaset video (model video) sedang mahasiswa yang termasuk kelompok kontrol mengamati model ketrampilan mengajar yang diperagakan oleh dosen pembimbing (model hidup). Setelah mengamati model ketrampilan mengajar setiap mahasiswa tampil mengajar lagi dalam situasi pengajaran mikro. Mahasiswa yang termasuk kelompok eksperimen penampilan mengajarnya direkam dalam kaset video yang nanti digunakan untuk bahan diskusi dengan dosen pembimbing setelah penampilan mengajar. Sedangkan mahasiswa yang termasuk kelompok kontrol penampilan mengajarnya tidak direkam dalam kaset video tetapi diamati oleh dosen pembimbing dengan menggunakan panduan pengamatan. Bahan diskusi setelah penampilan mengajar menggunakan hasil pengamatan dosen pembimbing yang telah direkam dalam format panduan pengamatan. Penampilan mengajar yang terakhir (yang kelima) diberi nilai dan dianggap sebagai nilai pascates Setelah semua mahasiswa baik yang termasuk kelompok eksperimen maupun yang termasuk kelompok kontrol tampil mengajar sebanyak lima kali dalam pengajaran mikro mereka melaksanakan program pengalaman lapangan di sekolah latihan. Penampilan mengajar yang pertama dan kedua di sekolah latihan diberi nilai. Dipilih penampilan mengajar yang pertama dan kedua karena pada penampilan ini mahasiswa calon guru belum memperoleh supervisi dari guru pamong. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan dua jenis teknik analisis yaitu analisis perbedaan nilai merata dengan menggunakan test dan teknik analisis kovarian. dari hasil analisis kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kemampuan mengajar mahasiswa yang melakukan pengajaran mikro dengan menggunakan VTR lebih baik apabila dibandingkan dengan kemampuan mengajar mahasiswa yang melakukan pengajaran mikro tanpa menggunakan VTR. Dengan kata lain penggunaan VTR dalam pengajaran mikro dapat menunjang lebih baik usaha meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa. Untuk memperoleh kesimpulan kesimpulan yang lebih meyakinkan disarankan agar dilakukan suatu penelitian relasasi. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini disarankan pula agar pelaksanaan pengajaran mikro memanfaatkan media VTR paling tidak setiap mahasiswa mengalami satu kali melakukan pengajaran mikro dengan menggunakan VTR.


Informasi Detail
DDC
Rt 371.33 SOE p
Prodi
IKIP MALANG, JURUSAN TEKNOLOGI PENGAJARAN, 1989.
Deskripsi Fisik
xi, 126 lembar il. 29 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00188/KI/89
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--IKIP Malang, 1989
Subjek
1. PENDIDIKAN AUDIO - VISUAL
2. GURU - LATIHAN

Pembimbing
1. MATAHERU, FRANS, 2. WIRYOKUSUMO, ISKANDAR
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik