UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Studi perbandingan penggunaan metode SAS dan non SAS dalam pengajaran mengarang paragraf bagi murid kelas tiga sekolah dasar Kecamatan Lawean Surakarta oleh Baderi

Baderi - Nama Orang;

Abstrak
inggris ABSTRACT A COMPARATIVE STUDY OF THE USE OF SAS AND NON-SAS METHODS IN TEACHING PARAGRAPH WRITING IN THE THIRD GRADE OF THE ELEMENTARY SCHOOL IN LAWEAN DISTRICT SURAKARTA By BADERI In the teaching-learning process methods of teach-ing play a very important role. This is due to the system in which methods of teaching is one of the components. Since 1975 the government had suggested the use of Struc-tural Analytic-Synthetic (SAS) Method in teaching Bahasa Indonesia in Elementary Schools (ES) in Indonesia. For this purpose upgrading courses had been given in turns to ES teachers throughout Indonesia within the period of five years. It was done by the government in this case the Department of Education and Culture (Depdikbud) in res-ponse to the challenge of decreasing quality of the learn-ing results of the ES up to colleges and universities. The writer is interested in conducting a research on the use of the SAS method in ES. He wants to know how well the pupils learn from the teaching using SAS method. and how the teachers apply the SAS method in teaching Ba-hasa Indonesia (BI) particularly in paragraph writing. Therefore the aim of this research is mainly to compare the learning results of paragraph writing in the third grade of ES using SAS method and those using non-SAS method. To work out the research one hypothesis and four questions have been forwarded. The research is done is the third grade of twelve ES in the district of Lawean which are chosen at random as samples (523 pupils). The results are generalized and represent the population of all the third graders (2064) of 50 Government ES in the district of Lawean. After collecting the data and analyzing them using T-test analysis technique and percentage technique the writer learns that 1. Compared to the non-SAS the use of SAS method in teaching paragraph writing is more successful i.e. the average score of achievement in learn-ing paragraph writing using SAS method is better than that using non-SAS method. 2. There are still shortcomings in applying SAS method by the teachers of the third grade of the ES. 3. Language errors found in the compositions of the pupils having learned paragraph writing using non-SAS method are greater in number than those using SAS method. 4. The technique of paragraph writing e.g. indenta-tion is better done by the pupils learning para-graph writing using SAS method than non-SAS one. To come to more convincing conclusions a similar research should be done. But the conclusions above are hoped to be taken into consideration by teachers of the third graders ES inspectors and higher authorities having a concern with ES in larger regions and ES teacher training school (SPG). Finally it is suggested that another research on the acquisition of BI by the third graders of higher should be conducted. indonesia ABSTRAK Penggunaan metode mengajar dalam proses belajar-mengajar mempunyai arti yang penting. Hal ini disebabkan karena metode mengajar merupakan salah satu komponen pengajaran sebagai suatu sistem. Di Sekolah Dasar di ne-gara kita sejak tahun 1975 oleh pemerintah dianjurkan agar digunakan metode Struktural Analitik Sintetik untuk mengajarkan bahasa Indonesia. Untuk keperluan itu di tingkat Sekolah Dasar diadakan penataran guru bagi guru-guru SD seluruh Indonesia secara bertahap selama lebih kurang lima tahun. Hal ini dilaksanakan pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk men-jawab tantangan merosotnya mutu hasil belajar yang telah merupakan lingkaran setan sejak dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Pcnulis tertarik untuk mengadakan penelitian peng-gunaan metode SAS di Sekolah Dasar. Bagaimana sesunyguh-nya prestasi belajar murid yang diberi pelajaran menggu-nakan metode SAS Bagaimana penerapan metode SAS oleh gu-ru-guru untuk mengajarkan bahasa Indonesia khususnya pengajaran mengarang paragraf Oleh karena itu tujuan penelitian ini secara khu-sus untuk mengetahui perbandingan hasil prestasi belajar mengarang paragraf murid kelas 3 SD yang diberi pelajaran mengarang menggunakan metode SAS dengan hasil prestasi belajar mengarang paragraf murid kelas 3 SD yang diberi pelajaran mengarang menggunakan metode non-SAS. el Untuk mengoperasionalkan tujuan penelitian ini di-rumuskan satu hipotesis dan empat pertanjaan. Penelitian ini dilaksanakan terhadap murid kelas 3 SD Negeri di duabelas SD Negeri Kecamatan Lawean sebagai sampel yang ditentukan secara acak dan digeneralisasikan untuk semua murid kelas 3 SD Negeri Kecamatan Lawean se-mua hasil yang didapat dari penelitian ini. Jumlah murid kelas 3 SD sebagai sampel sebanyak 523 murid dan populasi penelitian sebanyak 2064 murid yang tersebar di 50 buah SD Negeri Kecamatan Lawean. Data yang dapat dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis Test-t dan teknik pre-sentase. Dari analisis ini dapat terungkap (1) dibanding-kan dengan metode non-SAS penggunaan metode SAS untuk mengajarkan mengarang paragraf lebih berhasil dalam arti nilai rata-rata prestasi belajar mengarang paragraf bagi murid yang diberi pelajaran mengarang menggunakan metode SAS lebih baik daripada nilai rata-rata prestasi belajar mengarang paragraf bagi murid yang diberi pelajaran menga-rang menggunakan metode non-SAS (2) masih terdapat keku-rangse purnaan penerapan metode SAS oleh guru kelas 3 SD (3) -iumlah kesalahan bahasa tulis dalam karangan paragraf murid yang diberi pelajaran mengarang menggunakan metode non-SAS lebih banyak daripada jumlah kesalahan bahasa tu-lis dalam karangan paragraf murid yang diberi pelajaran menggunakan metode SAS (4) teknik penulisan paragraf--yang menjorok ke dalam bagi murid yang diberi pelajar-an mengarang menggunakan metode SAS lebih balk daripada murid yang diberi pelajaran mengarang menggunakan metode non-SAS. Untuk memperoleh kesimpulan-kesimpulan penelitian yang lebih meyakinkan disarankan agar diadakan peneliti-an ulang. Kesimpulan-kesimpulan penelitian ini hendaknya dapat dipertimbangkan oleh guru kelas 3 SD pengawas SD pembina SD tingkat Kabupaten dan Kotamadya LPTK terutama SPG penghasil guru SD. Akhirnya peneletian lanjutan perlu kiranya diadakan terutama tingkat penguasaan bahasa Indo-nesia kelas 3 SD dan kelas-kelas di atasnya.


Informasi Detail
DDC
Rt 499.22107 BAD s
Prodi
IKIP MALANG, JURUSAN KEPENDIDIKAN BAHASA, 1986.
Deskripsi Fisik
xvi, 151 lembar, il. 28 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
0227/KI/88
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--IKIP Malang, 1986
Subjek
BAHASA INDONESIA - STUDI DAN PENGAJARAN

Pembimbing
1. Subandi Djajengwasito ; 2. Soeseno Kartomihardjo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik