Tesis
Perbandingan hasil belajar mahasiswa jalur PMDK dan jalur ujian tulis di FPMIPA IKIP Surabaya angkatan 1985/1986 selama semester I s.d. IV / oleh Dinawati Trapsilasiwi
Abstrak
flo Calon Bidang Lembaga Waktu Judul Pemb Pemb ABSTRAK Magister Dinawati Trapsilasiwi ng Studi Pendidikan Matematika aga FPS IKIP Malang di IKIP Surabaya September 1989 I Tesis Perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Jalur PMDK Dan Jalur Ujian Tulis Selama Semester I s.d IV Di FPMIPA IKIP Surabaya Angkatan 1985-1986 imbing I Prof. Drs. R. Soedjadi imbing II DR. Mohamad Nur Penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri di Indonesia sejak tahun 1984 telah dibedakan dalam 2 jalur yaitu jalur PMDK dan jalur ujian tulis. bull negeri wam hasil belajar maan juga mereka diadpeni teri negeri tian sil bela an seko lanj Apabila kita memperhatikan faktor-faktor penentu bagi pe-maan mahasiswa pada masing-masing jalur seharusnya mahasis-ahasiswa yang diterima melalui jalur PMDK akan dapat mencapai 1 belajar yang lebih bark di perguruan tinggi daripada hasil jar matlasiswa jalur ujian tulis. Hal ini disebabkan peneri-mahasiswa melalui jalur PMDK dilakukan dengan memperhatikan hasil belajar calon mahasiswa pada empat semester pertama ka duduk di SMTA disamping aspek kepribadian siswa. Sedang-jalur ujian tulis hanya memperhatikan hasil ujian yang akan pada setiap perguruan tinggi negeri yang merupakan penyelesaian sesaat dimana faktor nasib juga dapat mempengaruhi dimana atau tidaknya seorang mahasiswa pada perguruan tinggi ri yang diinginkannya. Akan tetapi menurut beberapa penelitian yang relevan tampak bahwa pada beberapa perguruan tinggi ha-belajar mahasiswa jalur PMDK tidak lebih balk daripada hasil belajar mahasiswa jalur ujian tulis. Pada tahun 1984 selain adanya pembaharuan sistem penerima-mahasiswa juga diadakan sistem EBTANAS di seluruh sekolah-lah di Indonesia mulai dari tingkat dasar sampai pada tingkat utan atas. Nilai yang diperoleh dari hasil EBTANAS merupakan nilai yang sangat berpengaruh terhadap penerimaan mahasiswa terutama bagi mahasiswa jalur ujian tulis. an ini Sesuai dengan uraian di atas permasalahan dalam peneliti-adalah sebagai berikut. 1. Apakah hasil belajar mahasiswa jalur PMDK akan lebih baik da-ripada hasil belajar mahasiswa jalur ujian tulis dan secara statistik apakah perbedaan tersebut signifikan 2. Apakah NEM mahasiswa berkorelasi secara signifikan dengan ha-sil belajar di perguruan tinggi Penelitian ini dilakukan di IKIP Surabaya. Populasi pe-nelitian adalah mahasiswa FPMIPA IKIP Surabaya yang secara kese-luruhan juga menjadi sampel penelitian. Secara umum data yang akan dianalisis pada penelitian .ini diperoleh dengan melakukan studi dokumentasi di BAAK IKJP Surabaya kecuali data mengenai hasil belajar Analisa Vektor di-peroleh penulis dengan melakukan pengukuran secara langsung ter-hadap mahasiswa jurusan Matematika pada program 81 dan D3 angkat-an 1985-1986 di FPMIPA IKIP Surabaya. Berdasarkan perumusan masalah yang telah diuraikan di atas penelitian ini selain merupakan penelitian komparatif juga penelitian korelasional. lJntuk analisa komparatif variabel bebas adalah jalur penerimaan mahasiswa. Sedangkan variabel terikat da-lam menguji hipotesis pertama adalah hasil belajar mahasiswa pada semester I s.d IV dan untuk menguji sub hipotesis variabel terikat yang dipergunakan adalah hasil belajlar Analisa Vektor. Untuk analisa korelasional variabel-variabelnya adalah NEM SMIA dan hasil belajar mahasiswa FPMIPA angkatan 1985-1986 selama semester I s.d IV. Hasil penelitian yan diperoleh adalah pada beberapa ju-rusan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mahasiswa jalur PMDK dengan hasil belajar mahasiswa jalur ujian tulis tetapi pada jurusan yang lain tidak terdapat perbedaan se-cara signifikan. Dengan demikian tidak dapat diambil kesimpulan secara umum tentang perbedaan hasil belajar mahasiswaj1M PMDK dengan hasil belajar mahasiswa jalur ujian tulis di FPMIPA IKIP Surabaya. Akan tetapi terdapat korelasi yang signifikan antara NEM SMTA dengan hasil belajar mahasiswa selama semesteer I s.d IV.