Skripsi
Pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran kesenian di SMP Negeri 8 Malang semester gasal 2006/2007 / oleh Tri Kartika Wulandari
Abstrak
Pembelajaran kesenian di SMPN 8 Malang selama tiga tahun terakhir telah menggunakan KBK dalam kegiatan belajar mengajarnya. Bagaimana realisasi pelaksanaan pembelajaran kesenian di SMPN 8 Malang dan adakah hal-hal spesifik/khas yang ada dalam pembelajaran mata pelajaran kesenian di SMPN 8 Malang Semester Gasal 2006/2007. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bagaimana realisasi pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran kesenian di SMPN 8 Malang dan hal-hal spesifik/khas yang ada dalam pembelajaran kesenian di SMPN 8 Malang Semester Gasal 2006/2007. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik telaah dokumen observasi wawancara dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data paparan data dan penarikan kesimpulan verifikasi dan refleksi. Dan untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan keseksamaan pengamatan dan triangulasi. Data dan temuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) perangkat mengajar terdiri dari program semester program tahunan pemetaan standar kompetensi kompetensi dasar indikator dan aspek per semester pengembangan silabus dan sistem penilaian dan rencana pembelajaran. (2) pelaksanaan pembelajaran diorientasikan pada keaktifan siswa (3) sistem penilaian dilakukan pada aspek apresiasi (teori) dan aspek kreasi (praktek). (4) pelajaran kesenian lebih ditekankan pada kegiatan ekstrakurikuler. (5) pembagian tugas mengajar untuk guru mata pelajaran kesenian tidak disesuaikan dengan latar belakang pendidikan guru (guru mengajarkan semua sub kajian mata pelajaran) Dari hasil penelitian ini diharapkan pelaksanaan pembelajaran yang meliputi pengorganisasian perangkat pembelajaran penyampaian pembelajaran dan sistem evaluasi dapat disesuaikan dengan rencana/kurikulum yang digunakan. Diharapkan pihak sekolah dapat mempertimbangkan tentang pembagian tugas mengajar untuk guru kesenian agar disesuaikan dengan latar belakang pendidikan guru yang bersangkutan. Sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan maksimal.