Skripsi
Pengembangan model pembelajaran teknik dasar passing dan controlling sepakbola menggunakan kaki tangan bagian dalam untuk kelas VII.G SMP Negeri 5 Pasuruan / oleh Iwan Buana
Abstrak
Berdasarkan observasi yang dilakukan pada guru pendidikan jasmani dan siswa kelas VII. G SMPN 5 Pasuruan terdapat kesimpulan bahwa siswa merasa kesulitan belajar teknik dasar passing dan controlling sepakbola menggunakan kaki bagian dalam. Rumusan masalah belum ada model pembelajaran teknik dasar permainan sepakbola passing dan controlling menggunakan kaki bagian dalam untuk siswa kelas VII.G SMPN 5 Pasuruan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran teknik dasar sepakbola passing dan controlling menggunakan kaki bagian dalam untuk siswa kelas VII.G SMPN 5 Pasuruan yang benar mudah dipahami dilakukan dan menyenangkan. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan Research and Development yang dikemukakan oleh Borg dan Gall (1983 775) terdiri dari (1) Melakukan penelitian dan pengumpulan data informasi termasuk kajian pustaka dan analisis kebutuhan (2) Mengembangkan bentuk produk awal (berupa model pembelajaran teknik dasar passing dan controlling menggunakan kaki bagian dalam) (3) Evaluasi ahli dengan kualifikasi yaitu 1 ahli pembelajaran pendidikan jasmani 2 ahli sepakbola (4) Revisi produk pertama (sesuai dari hasil evaluasi para ahli) (5) Uji coba kelompok kecil dan uji lapangan dengan uji coba hasil revisi produk pertama (6) Revisi produk akhir (sesuai dari hasil uji lapangan) (7) Hasil akhir produk pengembangan model pembelajaran teknik dasar passing dan controlling sepakbola menggunakan kaki bagian dalam untuk kelas VII. G SMPN 5 Pasuruan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk ahli dan siswa. Dengan kualifikasi 1 ahli pembelajaran pendidikan jasmani 2 ahli sepakbola sedangkan untuk siswa dilakukan uji coba (kelompok kecil) sebanyak 10 siswa dan uji lapangan (kelompok besar) sebanyak 42 siswa. Hasil evaluasi model pembelajaran ini sebagai berikut dari ahli pembelajaran pendidikan jasmani yaitu 93 33% (valid) dari ahli sepakbola I. 85 71% (valid) dari ahli sepakbola ke II. 92 31% (valid) dari uji coba (kelompok kecil) 90 25% (valid) dan dari uji lapangan (kelompok besar) yaitu 93 27% (valid). Kesimpulannya adalah pengembangan model pembelajaran ini menyenangkan dan mudah dilakukan siswa. Disarankan dalam prakteknya dilaksanakan sesuai dengan isi materi kompetensi sekolah serta siswa.