UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Optimasi adsorpsi-desorpsi ion Fe3+ oleh ragi roti amobil dalam silika dengan teknik kontinu / oleh Dewi Susilowati

Dewi Susilowati - Nama Orang;

Abstrak
Biosorpsi didefinisikan sebagai penangkapan logam secara pasif oleh mikroorganisme berdasarkan komposisi kimia sel atau komponen-komponennya.Proses biosorpsi dapat dilakukan melalui dua macam teknik yaitu teknik batch dan teknik kontinu. Teknik batch mudah dioperasikan dan sederhana tetapi secara ekonomis kurang menguntungkan karena diperlukan biaya tambahan untuk memisahkan biomassa dan larutannya. Teknik kontinu menggunakan biomassa yang diamobil (dijebak dalam matriks ) dan dikemas dalam kolom sehingga dapat langsung digunakan berulang-ulang. Silika merupakan salah satu pengamobil yang mudah diperoleh harganya murah dan dapat menjebak sel dengan baik. Penelitian Partiwi (2005) menunjukkan ion Fe3 dapat diserap dalam ragi roti yang diamobil dalam silika dan persen perolehan kembali ion Fe3 selama tiga kali siklus mengalami penurunan yang drastis tetapi pada penelitian tersebut belum diketahui pengaruh silika pada proses adsorpsi dan konsentrasi optimum HCl yang diperlukan untuk proses desorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa karakter biosorpsi ion Fe3 oleh ragi roti amobil dalam silika dengan teknik kontinu yang meliputi perbandingan jumlah ion Fe3 maksimal yang diserap oleh ragi roti yang diamobil dalam silika relatif terhadap silika bebas konsentrasi HCl optimum untuk proses desorpsi dan persen perolehan kembali ion Fe3 pada lima kali siklus adsorpsi-desorpsi. Penelitian ini bersifat eksperimental dan dilakukan di laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Ragi roti diamobil dalam silika (SiO2) yang berasal dari natrium silika (Na2SiO3). Proses biosorpsi dilakukan dengan melewatkan 400 mL larutan ion Fe3 10 ppm ke dalam kolom. Penentuan konsentrasi optimum HCl pada proses desorpsi dilakukan dengan cara memvariasi konsentrasi HCl 0 1 0 5 dan 1 M. Proses adsorpsi-desorpsi sebanyak lima kali siklus dilakukan dengan memasukkan 200 mL ion Fe3 10 ppm dan desorpsi dengan 200 mL HCl 0 5 M. Setiap eluet yang diperoleh ditampung dan dianalisis kadar besinya secara Spektrofotometri Serapan Atom pada panjang gelombang 248 3 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah io Fe3 yang diserap oleh silika bebas sebesar 0 9770 mg/gram sedangkan pada ragi roti yang diamobilisasi dalam silika sebesar 1 3113 mg/gram. Konsentrasi HCl optimum yang digunakan untuk proses desorpsi adalah 0 5 M sebanyak 200 mL dengan persen perolehan kembali 94 79%. Persen perolehan kembali ion Fe3 pada siklus adsorpsi-desorpsi I II III IV dan V masing-masing sebesar 99 03% 69 72% 69 58% 65 20% dan 59 12%.


Informasi Detail
DDC
Rs 541.335 DEW o
Prodi
Sarjana (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia,, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 53 hlm. : il. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00467/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007.
Subjek
1. ADSORBSI
Pembimbing
1. ENDANG BUDIASIH ; 2. EVI SUSANTI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik