UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Karakterisasi, identifikasi dan uji aktivitas sebagai tabir surya dan antioksidan dari isolasi temu mangga (Curcuma mangga) / oleh Maulida Chasanah

Maulida Chasanah - Nama Orang;

Abstrak
Temu mangga (Curcuma mangga) merupakan tanaman yang biasa dipakai untuk keperluan dapur dan obat tradisional. Kecenderungan kuat untuk kembali kepada cara-cara pengobatan yang menerapkan konsep back to nature menyebabkan tanaman ini mempunyai prospek untuk dikembangkan. Tanaman temu mangga mempunyai kandungan utama yaitu minyak atsiri. Sampai saat ini budi daya tanaman temu mangga belum intensif dan belum komersial. Kosmetik banyak diminati kaum perempuan karena mereka percaya bahwa dengan menggunakan kosmetik kulit akan menjadi lebih putih dan bersinar. Bahan yang umum digunakan adalah tabir surya yang mampu menangkal sinar ultraviolet. Bahan lain yang ada dalam kosmetik yaitu bahan yang bersifat sebagai antiradikal bebas atau antioksidan. Antioksidan ini mampu memperlambat proses oksidasi anti radikal bebas dalam sel sehingga dapat memperlambat penuaan atau perusakan sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen isolat rimpang temu mangga basah dan kering mengetahui karakterdan identitas isolat rimpang temu mangga basah dan kering mengetahui aktivitas isolat rimpang temu mangga basah dan kering sebagai tabir surya dan mengetahui aktivitas isolat rimpang temu mangga basah dan kering sebagai antioksidan. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap. Pertama cara memperoleh isolat temu mangga dari rimpang temu mangga basah dan kering dengan metode maserasi dan ekstraksi soxhlet. Kedua karakterisasi dan identifikasi. Ketiga uji aktivitas tabir surya menggunakan spektrofotometer UV VIS dan uji aktivitas antioksidan dengan pereaksi DPPH. Hasil penelitian menunjukkan isolat dari rimpang temu mangga basah berwarna jingga kecoklatan dengan rendemen sebesar 0 3797%. Isolat hasil isolasi dari rimpang temu mangga kering berwarna kuning dengan rendemen sebesar 3 235 %. Isolat rimpang temu mangga basah memiliki titik lebur 85 95oC sedangkan isolat rimpang temu mangga kering memiliki titik lebur 78 84oC. Kurkuminoid standar memiliki titik lebur 162 167oC. Hasil KLT dengan eluen (kloroform etanol asam asetat pekat) 94 5 1 menunjukkan paling sedikit terdapat enam komponen dalam isolat temu mangga dan lima komponen dalam kurkuminoid standar. Kurkuminoid standar dan isolat temu mangga tidak menunjukkan aktivitas sebagai tabir surya. Kurkuminoid standar menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan sedangkan isolat temu mangga tidak menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan. Pada menit ke 5 dan ke 60 nilai KE50 untuk kurkuminoid standar adalah 50 008 ppm dan 50 384 ppm sedangkan untuk isolat temu mangga adalah 327 042 ppm dan 303 407 ppm.


Informasi Detail
DDC
Rs 664.8053 MAU k
Prodi
Sarjana (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia,, 2007.
Deskripsi Fisik
x, 68 hlm. : il. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00454/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007.
Subjek
1. TEMU MANGGA - ISOLASI
2. TABIR SURYA

Pembimbing
1. SUTRISNO ; 2. DERMAWAN AFANDY
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik