Tugas Akhir
Pelaksanaan strategi diversifikasi produk pada PG. Kebon Agung Malang / oleh Rimanda Setyawan
Abstrak
Di era yang semakin maju ini pada umumnya setiap perusahaan mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk dapat berkembang dengan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari produk yang diproduksi dan dipasarkan. Dan agar dapat mewujudkan tujuan tersebut perusahaan harus memiliki stategi dan target yang baik agar perusahaan tersebut dapat menghadapi berbagai masalah baik dari luar maupun dari dalam perusahaan dan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah dengan adanya persaingan yang sangat ketat antara perusahaan yang sejenis maupun yang tidak. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat tersebut para produsen harus dapat menghasilkan produk yang tepat dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Oleh karena itu diperlukan strategi diversifikasi produk (penganekaragaman produk) agar dapat menarik perhatian konsumen tersebut guna meningkatkan penjualan dan laba perusahaan. Strategi diversifikasi produk dilakukan oleh suatu perusahaan sebagai akibat dilaksanakannya pengembangan produk sementara produk lama secara ekonomis masih dapat dipertahankan. Strategi ini sangat diperlukan sebagai salah satu cara untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dari suatu jenis produk tertentu dengan mengembangkan dari jenis produk yang ada. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan strtaegi diversifikasi produk pada PG. Kebon Agung Malang mengetahui produk apa saja di dalam pelaksanaan strategi diversifikasi ini dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam strategi diversifikasi pada PG. Kebon Agung Malang . Strategi diversifikasi produk yang diterapkan pada PG. Kebon Agung Malang adalah strategi diversifikasi kosentris. Strategi diversifikasi kosentris merupakan strategi yang memperkenalkan produk-produk baru yang masih berhubungan dengan produk yang sudah ada baik dari pemasarannya maupun tekhnologinya. Produk-produk yang didiversifikasi adalah pupuk bio kompos dan bio kapril yang bahan bakunya adalah blotong dan abu. Selain itu ada beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan strategi diversifikasi ini antara lain terlalu bergantung pada cuaca kurangnya kesadaran dari para petani sedikitnya modal keterbatasan alat produksi. Sedangkan faktor pendukung strategi ini adalah Bahan baku mudah diperoleh Produk ini mempunyai daur hidup yang menguntungkan bagi perusahaan SDM yang handal. Kesimpulan yang dapat diambil penulis adalah pelaksanaan strategi diversifikasi produk yang dilakukan oleh PG. Kebon Agung Malang adalah pelaksanaan strategi diversifikasi kosentris yang memproduksi gula dan produk sampingannya adalah pupuk bio kompos dan bio kapril. Dimana produk ini dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan namun demikian target pasar yang dituju kecil. Saran yang dikemukakan penulis antara lain Perusahaan harus lebih memperhatikan produk sampingannya yang berupa tetes blotong abu dll sehingga dikemudian hari produk sampingan tersebut bisa dikembangkan lagi perusahaan harus dapat mengolah produknya dengan baik agar kualitas yang dimiliki produk juga baik perusahaan harus lebih memperhatikan lingkungan disekitar area pabrik agar tidak menimbulkan pencemaran yang sangat merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik.