UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pelaksanaan terassiring, tanaman sela, dan agroforestry oleh masyarakat petani bekas lahan hutan jati di BKPH Clebung kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro / oleh Priyo Hadi Mistriantoro

Priyo Hadi Mistriantoro - Nama Orang;

Abstrak
BKPH Clebung termasuk kawasan hutan yang berada pada topografi yang kasar. Pada saat ini hutan tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian yang dikelola masyarakat sekitar hutan. Petani menerapkan konservasi mekanik dan vegetatif dalam mengerjakan lahan pertanian mereka yakni terassering tanaman sela dan agroforestry tetapi pada kenyataanya tidak menerapkan teknik-teknik konservasi yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan terassering tanaman sela agroforestry dan alasan petani melakukan konservasi tersebut pada bekas lahan hutan jati di BKPH Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis persentase pendekatan yang digunakan adalah pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh KK tani yang memanfaatkan lahan bekas hutan jati di BKPH Clebung yaitu sebanyak 310 petani hutan. Penelitian ini menggunakan dua tahapan penentuan sampel yaitu sampel daerah dan sampel responden. Pengambilan sampel daerah dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang mengambil dua desa yaitu Desa Clebung dan Desa Cancung hal ini dikarenakan petani hutan di kedua desa tersebut yang paling banyak melakukan konservasi sedangkan pengambilan sampel responden dalam penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling dengan mengambil sampel responden sebanyak 61 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket dengan alternatif jawaban semi terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis teras siring yang diterapkan petani hutan adalah teras bangku I sebanyak 58% dan teras datar 42%. Petani yang melengkapi terasnya dengan tanaman penguat teras sebanyak 58% yang tidak ada tanaman penguat terasnya sebanyak 42%. Jenis tanaman sela yang ditanam petani hutan 75% adalah lamtoro palawija sebanyak 18% dan lain-lain sebanyak 7%. Sedangkan jenis tanaman agroforestry yang di tanam petani meliputi tanaman palawija sebanyak 64% dan kacang-kacangan 36%. Alasan petani hutan melakukan konservasi merupakan program BKPH sebanyak 64% mencegah bencana alam sebanyak 28%. Hal ini dikarenakan masih minimnya kesadaran petani mengenai pentingnya konservasi sehingga BKPH membuat program yang dijalankan masyarakat selain itu beberapa wilayah di BKPH Clebung merupakan daerah yang pernah terjadi longsor walaupun skalanya tidak terlalu besar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada Perum Perhutani dalam melakukan penyuluhan harus lebih ditingkatkan frekuensinya sedangkan untuk petani hutan hendaknya melakukan pembenahan terhadap konservasi lahan yang mereka terapkan agar sesuai dengan teknik konservasi.


Informasi Detail
DDC
Rs 631.45 PRI p
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi,, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 64 hlm. : il. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00582/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. TERRASERING
2. TANAH, PENGAWETAN

Pembimbing
1. ACH. FATCHAN ; 2. MARHADI SLAMET
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik