Skripsi
Perbedaan tingkat kecemasan terhadap perubahan fisik wanita pra dan pasca menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang / oleh Siti Ma\'ari Fatul Ulum
Abstrak
Perubahan-perubahan yang menyertai menopause memberikan dampak psikologis bagi wanita yaitu munculnya kecemasan. Kecemasan muncul khusus pada wanita yang akan mengalami menopause berlangsung antara 4-5 tahun. Terjadi pada usia antara 48-55 tahun karena pada usia ini wanita mengalami kekacauan pola menstruasi. Sedangkan pada wanita pasca menopause mengalami kecemasan karena mereka mulai beradaptasi terhadap perubahan-perubahan baik perubahan fisik maupun perubahan psikis mereka cemas tidak dapat beradaptasi dengan perubahan itu. Pemasalahan dari penelitian ini adalah 1)Bagaimana kecemasan terhadap perubahan fisik wanita pra menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang 2) Bagaimana kecemasan terhadap perubahan fisik wanita pasca menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang 3) Apakah terdapat perbedaan kecemasan terhadap perubahan fisik pada wanita pra dan pasca menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang . Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Deskriptif menggunakan skor T dan komparatif menggunakan uji T. subjek penelitian adalah wanita yang berada dalam usia pra dan pasca menopause yang berjumlah masing-masing 50 orang. Pengambilan sample dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat kecemasan terhadap perubahan fisik wanita pra dan pasca menopause hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung 2.243 dengan nilai p 0.027. p 0.05 diartikan terdapat perbedaan. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan 1) secara umum wanita pra menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang memiliki kecemasan terhadap perubahan fisik.2) secara umum wanita pasca menopause di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang tidak memiliki kecemasan terhadap perubahan fisik.3) berdasarkan hasil penelitian yang di analisis menggunakan analisis komparatif uji T diperoleh bahwa terdapat perbedaan kecemasan terhadap perubahan fisik yang signifikan antara wanita pra dan pasca menopause. Menopause merupakan salah satu fase dalam kehidupan normal wanita. Pada masa menopause kapasitas reproduksi wanita berhenti. Ovarium tidak lagi berfungsi sejumlah perubahan fisiologispun terjadi. Sebagian disebabkan oleh fungsi ovarium yang berhenti dan sebagian disebabkan oleh proses penuaan (Bagus 1999 189) yang berakibat perubahan aktifitas seksual. Perubahan aktifitas seksual memerlukan sikap yang realistis untuk menghadapinya perubahan ini dianggap sebagai berubahnya kehidupan.