UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks Nikel(II) dengan ligan 8-Hidroksikuinolina dan ion sianida / oleh Susanti

Susanti - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian dalam bidang kimia koordinasi telah berkembang untuk memperoleh material baru yang dapat diterapkan sebagai bahan penyimpan data sumber energi dan elektronika. Dalam upaya memperoleh material yang besifat magnetik telah disintesis senyawa-senyawa kompleks dari beberapa jenis ion logam dan ligan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa magnetik dari nikel(II) dengan ligan 8-hidroksikuinolina (oksina) dan ion sianida. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang. Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan mereaksikan larutan Ni(NO3)2.6H2O atau NiCl2.6H2O dengan ligan oksina dan ion sianida dengan perbandingan mol nikel(II) ligan oksina ion sianida 1 2 2 dalam pelarut metanol. Kristalisasi dilakukan dengan penguapan perlahan pada suhu kamar di dalam tabung reaksi. Tahap karakterisasi meliputi penentuan titik lebur penentuan gugus fungsi dengan spektroskopi IR uji kualitatif ion sianida penentuan 955 maks dengan spektrokopi UV-Vis penentuan bilangan koordinasi ion sianida dengan metode Job s. Hasil penelitian didapatkan kompleks Ni(NO3)2.6H2O dengan oksina dan ion sianida (kompleks I) serta NiCl2.6H2O dengan oksina dan ion sianida (kompleks II) menghasilkan kristal berturut-turut adalah kristal warna hijau gelap berbentuk persegi panjang dan kristal warna hijau berbentuk segitiga pipih. Rendemen kristal kompleks I sebesar 12 940% dan kompleks II sebesar 8 967%. Titik lebur kristal kompleks I sebesar (283-285) 0 27 61616 C dan kristal kompleks II sebesar (235-236) 0 25 61616 C. Hasil penentuan 61548 maks diketahui serapan maksimum pada kristal kompleks I adalah 360 409 nm sedangkan kristal kompleks II adalah 364 407 nm. Vibrasi ulur C 61626 N pada kompleks I muncul pada bilangan gelombang 2359 15 cm-1 2337 19 cm-1 dan 2363 01 cm-1 sedangkan kompleks II muncul pada bilangan gelombang 2339 86 cm-1 2116 10 cm-1. Pengujian ion sianida dengan penambahan FeCl3 pada larutan kristal kompleks I maupun kompleks II menghasilkan uji positif larutan berwarna merah-darah. Prediksi rumus molekul senyawa kompleks yang dihasilkan adalah K2[Ni(C9H6NO)2(CN)2] dan Ni[Ni(C9H6NO)2(CN)2].


Informasi Detail
DDC
Rs 546.25 SUS s
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia,, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 48 hlm. : il. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00770/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. SENYAWA NIKEL
Pembimbing
1. I WAYAN DASNA ; 2. NEENA ZAKIA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik