UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh penambahan 2,4 diklorofenoksisetat (2,4-D) pada medium Murashige Skoog (MS) terhadap pembentukan kalus tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata var. laurentii) / oleh Sabrina Krisna Wardhani

Sabrina Krisna Wardhani - Nama Orang;

Abstrak
Sansevieria memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh tanaman lain. Hasil penelitian Badan Antariksa Amerika Serikat (2005) menyatakan bahwa tanaman Sansevieria mampu menyerap sebanyak 107 unsur polutan berbahaya seperti karbon monoksida (CO) dan timbal (Pb). Kelebihan tanaman Sansevieria menyebabkan permintaan bibit Sansevieria semakin meningkat.permintaan yang meningkat trhadap tanaman Sansevieria seringkali tidak dapat dipenuhi jika hanya bergantung pada perbanyakan bibit secara konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh pemberian 2 4-D pada medium Murasige Skoog (MS) dalam meningkatkan kecepatan pembentukan kalus tanaman lidah mertua dan 2) konsentrasi 2 4-D yang efektif dalam meningkatkan kecepatan pembentukan kalus tanaman lidah mertua. Eksplan yang digunakan dalam kultur jaringa tanaman Sansevieria adalah daun ketiga tanaman lidah mertua dari daun pertama yang membuka. Penelitian dilaksanakan mulai awal bulan Pebruari hingga akhir bulan Mei 2006 di Laboratorium Kultur Jaringan Tumbuhan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Data yang diambil berupa data kecepatan pertumbuhan kalus yang diamati setiap hari dan warna kalus dan data kualitatif mengenai asal jaringan terbentuknya kalus diambil pada minggu ke-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 2 4-D pada medium Murasige Skoog (MS) berpengaruh dalam meningkatkan kecepatan pembentukan kalus tanaman lidah mertua. Konsentrasi 2 4-D sebesar 1 5 956 m merupakan konsentrasi yang efektif untuk meningkatkan kecepatan pembentukan kalus tanaman lidah mertua. Semakin tinggi konsentrasi 2 4-D menunjukkan warna kalus tanaman lidah mertua yang semakin memudar. Kalus berasal dari sel-sel parenkima penyusun jaringan seludang berkas pengangkut. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disarankan agar menggunakan medium MS yang ditambah dengan 2 4-D dengan konsentrasi 1 5 956 m sebagai penelitian awal untuk kultur kalus yang akan diregenerasikan sebagai planlet. Disarankan juga agar diteliti lebih lanjut mengenai pemberian 2 4-D dengan konsentrasi lebih rendah dari 1 5 956 m untuk lebih meningkatkan pembentukan kalus tanaman lidah mertua.


Informasi Detail
DDC
Rs 584.35421 SAB p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2006.
Deskripsi Fisik
vii, 68 hlm. : il. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00769/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2006
Subjek
1. TAMAN LIDAH MERTUA - KALUS, PEMBENTUKAN
Pembimbing
1. ENDANG KARTINI ; 2. HADI MARGONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik