Tesis
Strategi perguruan tinggi swasta komputer dalam meningkatkan daya saing : studi multi-kasus pada STMIK Pradnya Paramitha dan STIKI Malang / oleh Sri Ramayanawati
Abstrak
Dalam menghadapi globalisasi perguruan tinggi baik negeri maupun swasta harus terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan daya saing agar dapat terus bertahan dalam menghadapai pesaing atau kompetitornya baik dari perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri yang sudah kian ketat dalam upaya memperebutkan kue berupa mahasiswa dan dalam upaya untuk menjadikan lulusan mereka memiliki kompetensi yang unggul sehingga menjadi skilful dan employable. 3 (tiga) sasaran Higher Education Long Term Strategy adalah nation competitiveness autonomy dan organizational health yang selanjutnya dijabarkan menjadi 5 paradigma baru pengelolaan perguruan tinggi. Ke 5 paradigma baru pendidikan tinggi adalah 1) Kualitas yang berkelanjutan 2) Otonomi penyelenggaraan 3) Akuntabilitas 4) Akreditasi dan 5) Evaluasi. Salah satu sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan jumlah lulusan yang terserap di dunia kerja atau lulusan yang employable . Jelaslah bahwa tujuan dari perguruan tinggi sudah mengalami pergeseran yang mengarah pada penguasaan skill dari lulusannya hal ini sesuai dengan Kurikulum 2000 dengan pendekatan competent-based approach yang merupakan pengembangan dari Kurikulum 1994. Konsekuensi utama dari perguruan tinggi agar menjadi kompetitif atau berdaya saing adalah bahwa perguruan tinggi harus dapat lebih responsif terhadap kebutuhan atau permintaan konsumen atau pasar dalam hal ini dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi perguruan tinggi komputer swasta di Malang dalam upaya untuk meningkatkan daya saing. Daya saing difahami sebagai kemampuan untuk memperoleh pasar berupa mahasiswa dan kemampuan untuk secepatnya lulusan memperoleh pekerjaan sesuai dengan kompetensinya. Secara lebih rinci tujuan penelitian adalah untuk (1) Memperoleh gambaran tentang program yang dijalankan untuk meningkatkan daya saing agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas lebih baik. (2) Memberikan gambaran tentang kurikulum apa yang dapat dikembangkan oleh perguruan tinggi dan stakeholders (industri alumni organisasi terkait dll) agar mahasiswa memiliki kemampuan yang dituntut oleh dunia kerja dan industri dan (3) Memperoleh gambaran tentang upaya dan strategi yang dilakukan oleh perguruan tinggi dalam rangka menerapkan link and match agar mahasiswa siap benar untuk terjun di dunia kerja/industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi multikasus. Dalam menggali data digunakan wawancara mendalam studi dokumentasi dan observasi partisipan. Hasil wawancara studi dokumentasi dan observasi dianalisis dan direduksi serta dikelompokkan sesuai dengan fokus penelitian yang telah ditentukan. Untuk validasi data digunakan 1) Uji kredibilitas dengan memperpanjang masa observasi pengecekan anggota triangulasi sumber dan metode dan diskusi sejawat 2) Uji depentabilitas/reliabilitas dan 3) Uji Konformabilitas. Temuan yang diperoleh baik dari STMIK Pradnya Paramitha maupun STIKI Malang menunjukkan bahwa program yang dijalankan untuk meningkatkan daya saing dimulai dari pemasaran/rekrutmen siswa proses belajar-mengajar pembekalan sertifikasi internasional pendampongan serta program pengembangan bakat dan minat. Strategi biaya penyediaan fasilitas belajar/sarana-prasarana/pelayanan yang bermutu dan up-to-dat layanan m-academic yang memanfaatkan teknologi SMS (Short Message Service) dari telepon seluler dan layanan berbasis web dengan menggunakan Self-Service Terminal. Kurikulum untuk meningkatkan daya saing merupakan pengembangan dari kurikulum nasional dan kurikulum lokal dengan perbandingan 40%-60% yang merupakan masukan dari para stakeholder seperti alumni profesional organisasi profesi dan dunia kerja. Sementara upaya menerapkan link and match atau relevansi dunia kerja diberikan dengan program Professional Network yang merupakan program latihan bekerja di kampus kemudian ada program Career Pipeline yang merupakan bursa kerja bagi alumni juga dilaksanakan magang di dunia kerja. Kesimpulan yang ditarik dari penelitian ini adalah (1) program untuk meningkatkan daya saing diyakini oleh STMIK Pradnya Paramitha (STIMATA) dan STIKI Malang sebagai suatu hal yang harus dijalankan untuk terus bertahan dan survive dalam pengelolaan lembaga pendidikan tinggi. Dalam era globalisasi ini tidak ada lagi yang tidak berhadapan dengan proses berkompetisi secara lokal dan global baik antar perguruan tinggi swasta maupun dengan perguruan tinggi negeri yang pengelolaannya sudah mendekati swasta dengan status mereka yang BHMN. (2) visi dan misi yang merupakan arah untuk mencapai tujuan lembaga. Upaya untuk meningkatkan daya saing adalah sebuah program yang komprehensif dan holistik yang merupakan sebuah proses yang berjalan terus menerus dan melibatkan semua sumber daya baik tangible dan intangible di lembaga mereka masing-masing. Proses ini sudah berjalan mulai dari rekrutmen (yang berarti juga pemasaran) hingga proses belajar-mengajar di kampus sampai pada saat mahasiswa di wisuda. Upaya untuk meningkatkan daya saing yang dijalankan oleh STIMATA dan STIKI Malang terfokus pada 3 (tiga) poin utama yaitu Proses belajar-mengajar yang efisien dengan dibantu peralatan dan fasilitas penunjang belajar-mengajar selalu up-to-date mengikuti perkembangan teknologi kurikulum yang memiliki keunggulan dan harus sesuai dengan dunia kerja dan konsep link and match merupakan kunci bagi penguasaan skill dan kompetensi yang maksimal oleh mahasiswa.