Skripsi
Pengaruh modifikasi kehalusan dinding intage manifold dan putaran mesin terhadap daya Hinda Supra Fit / Oleh Mesakh Adhiatma
Abstrak
ABSTRAK Adhiatma Mesakh. 2007. Pengaruh Penghalusan Intake Manifold dan Putaran Mesin terhadap Daya yang Dihasilkan pada Honda Supra Fit. Skripsi Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Negeri Malang. Pembibmbing (I) Drs. Paryono ST. MT (II) Sukarni ST. MT. Kata Kunci penghalusan intake manifold putaran mesin daya Pada motor pembakaran dalam saluran isap (Intake Manifold) memang tidak memegang peranan terpenting namun desain saluran isap berpengaruh pada homogenitas dan kecepatan aliran campuran bahan bakar dan udara. Homogenitas dan kecepatan aliran campuran bahan bakar dan udara berpengaruh pada efisiensi volumetrik pengisian yang akhirnya berdampak pada daya yang dihasilkan oleh sebuah motor. Untuk mendapatkan kecepatan aliran campuran bahan bakar dan udara yang maksimal dalam arena balap saluran isap standard tidak efektif untuk digunakan karena memiliki permukaan yang kasar sehingga memiliki faktor gesekan aliran fluida yang tinggi sehingga debit campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan motor untuk menghasilkan daya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan daya yang signifikan pada Honda Supra Fit yang menggunakan Intake Manifold standard dan yang telah dihaluskan pada putaran mesin menengah dan tinggi (2) mengetahui perbedaan daya yang signifikan pada Honda Supra Fit pada putaran mesin menengah dan tinggi baik dengan menggunakan Intake Manifold standard maupun yang telah dihaluskan dan (3) mengetahui adanya interaksi yang signifikan antara penghalusan Intake Manifold dan putaran mesin terhadap daya yang dihasilkan pada Honda Supra Fit. Intake Manifold yang digunakan adalah Intake Manifold Honda Genuine Parts yang mempunyai desain dan kualitas bahan sesuai standard pabrik dan Intake Manifold Honda Genuine Parts yang diberi perlakukan. Perlakuan yang digunakan adalah perlakuan penghalusan permukaan dinding Intake Manifold dengan menggunakan kertas gosok atau ampelas hingga permukaan yang menyerupai kulit jeruk pada Intake Manifold tidak tampak lagi. Sedangkan putaran mesin yang digunakan untuk putaran menengah diwakili oleh putaran 3000-4000 rpm dan untuk putaran tinggi diwakili oleh putaran 5000-7000 rpm Penelitian ini dilakukan di Bengkel Silver Motorsport Jl. Raya Ngagel No. 77 H-J Surabaya tanggal 11 Maret 2007. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental faktorial. Analisis hasil penelitian yang digunakan adalah Anava dua jalan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan pada penghalusan Intake Manifold terhadap daya yang dihasilkan pada Honda Supra Fit (2) terdapat pengaruh putaran mesin 3000 4000 5000 6000 dan 7000 rpm terhadap daya yang dihasilkan Honda Supra Fit baik dengan menggunakan Intake Manifold standard maupun yang telah dihaluskan (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara penghalusan Intake Manifold dan putaran mesin terhadap daya yang dihasilkan pada Honda Supra Fit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan (1) bagi pemilik sepeda motor yang ingin meningkatkan daya pada sepeda motor dapat melakukan modifikasi motor secara murah dan sederhana dengan melakukan penghalusan Intake Manifold pada sepeda motor (2) perlu dilakukan penelitian sejenis untuk mengetahui daya yang dihasilkan pada putaran mesin yang lebih rendah atau lebih tinggi dari putaran mesin yang digunakan dalam penelitian ini (3) Untuk mendapatkan daya yang maksimal dari penghalusan Intake Manifold sebaiknya didukung modifikasi pada komponen-komponen pendukung lainnya seperti sistem bahan bakar dan Exhaust Manifold. .