Skripsi
Pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor dalam permainan sederhana untuk siswa kelas III di SD Negeri Sumbersari II dan SD Negeri Sumbersari III Kecamatan Lowokwaru Malang / Prapto Deprianto
Abstrak
Pembelajaran pendidikan jasmani di SD/MI sebagian besar dikemas dalam bentuk permainan (game). Program pendidikan jasmani lebih berorientasi kepada kebutuhan siswa sebagai subyek didik dan bukan sebagai obyek didik. Oleh karena itu metode yang digunakan menekankan pada aktivitas fisik yang memungkinkan siswa dalam suasana gembira dapat bereksplorasi menemukan sesuatu secara tidak langsung dan lain-lain. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SDN Sumbersari II dan SDN Sumbersari III siswa lebih tertarik atau senang apabila pembelajaran gerak dasar dikemas dalam permainan atau diajarkan melalui permainan olah karena itu peneliti ingin membuat pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor dalam permainan sederhana untuk siswa SD kelas III di SDN Sumbersari II dan SDN Sumbersari III Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar dalam permainan sederhana pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Penelitian Pengembangan dalam pembelajaran adalah suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk yang digunakan dalam proses pembelajaran. Produk yang dapat dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan antara lain materi-materi latihan untuk guru materi belajar media dan sistem pengelolaan dalam pembelajaran Dalam pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor dalam permainan sederhana untuk siswa SD Kelas III ini peneliti tidak memakai secara keseluruhan dari langkah-langkah model pengembangan R D dari Borg and Gall. Peneliti memakai 8 langkah model rancangan pengembangan R D dari Borg and Gall. Model pengembangan yang dipakai peneliti dalam penelitian ini antara lain (1) riset dan pengumpulan informasi termasuk kajian pustaka dan observasi lapangan (2) mengembangkan bentuk persiapan dari produk termasuk persiapan materi buku pedoman dan perangkat evaluasi (3) tinjauan para ahli dengan menggunakan ahli pembelajaran pendidikan jasmani 3 orang (4) revisi produk pertama revisi produk berdasarkan hasil tinjauan para ahli (5) uji coba kelompok kecil yang diadakan di SDN Sumbersari II dan SDN Sumbersari III Kota Malang dengan jumlah subyek coba sebanyak 8 siswa (6) uji coba lapangan yang diadakan di SDN Sumbersari II dan SDN Sumbersari III Kota Malang dengan subyek coba seluruh siswa kelas III (7) revisi produk kedua revisi produk yang dihasilkan oleh uji coba lapangan (8) hasil akhir produk pengembangan yang dihasilkan oleh hasil uji coba lapangan. Lokasi penelitian adalah SDN Sumbersari II dan SDN Sumbersari III Kota Malang. Subyek uji coba dalam pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor dalam permainan sederhana ini terdiri dari (1) tinjauan ahli terdiri dari 3 orang ahli pembelajaran pendidikan jasmani (2) 2 orang guru pendidikan jasmani (3) siswa SD kelas III sebagai kelompok uji coba dengan jumlah 8 orang untuk uji coba uji coba kelompok kecil dan 60 orang untuk uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner untuk ahli pembelajaran pendidikan jasmani dan guru pendidikan jasmani serta pedoman pertanyaan untuk siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan persentase. Hasil pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor ini memenuhi kriteria valid untuk ahli pembelajaran pendidikan jasmani (91 32%) memenuhi kriteria valid untuk guru pendidikan jasmani (89 58%) memenuhi kriteria baik untuk siswa pada uji coba kelompok kecil adalah 100% dan uji coba lapangan adalah 100%. Ini berarti pengembangan buku petunjuk guru untuk pembelajaran gerak dasar lokomotor dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani di SD khususnya untuk siswa kelas III. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar dilakukan uji coba secara berulang-ulang pada subyek yang lebih besar dan diharapkan ada peneliti lain yang meneliti efektivitas produk yang dikembangkan.