UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh posisi kerja pelinting rokok terhadap kelelahan ditinjau dari segi ergonomi (bagi tenaga kerja pelinting rokok di pabrik rokok PT. TSPM Purwosari-Pasuruan) / Siti Puji Lestari

Siti Puji Lestari - Nama Orang;

Abstrak
Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang perkaitan atau keselarasan antara manusia dan lingkungan kerja dengan maksud membuat kerja seefesien mungkin dan untuk memperkecil kelelahan. Keselarasan kerja dapat dilihat dari sikap tubuh atau posisi kerja dimana fasilitas kerja sangat ber- pengaruh. Pentingnya pengaruh posisi kerja terhadap kelelahan menarik peneliti untuk mengetahui bagaimana pengaruh posisi kerja pelinting rokok PT. TSPM Purwosari-Pasuruan sebagai sektor kerja tradisional dimana fasilitas kerja sangat berpengaruh terhadap kelelahan dan seberapa besar pengaruh variable fasilitas kerja yang meliputi kursi meja dan alat pelinting terhadap kelelahan di PT. TSPM Purwosari-Pasuruan baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini bersifat diskriptif korasional pengambilan data primer menggunakan angket secara puposiv samling kepada 87 responden sebagai sampling dari 876 orang tenaga kerja PT. TSPM Purwosari-Pasuruan. Agar data yang diperoleh dari instrument penelitian sahikh maka dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas dengan bantuan SPSS 10 for windows. Jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket observasi dan dokumen- tasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif yang digunakan untuk mendiskripsikan variable bebas fasilitas kerja yang meliputi kursi meja dan alat pelinting dan variable kelelahan tenaga kerja PT. TSPM Purwosari-Pasuruan. Dan analisis inferensial yaitu regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variable baik secara simultan maupun parsial. Berdasarkan analisis diskriptif dapat disimpulkan bahwa 50 responden atau 57% menyatakan fasilitas kerja yang digunakan tidak nyaman dan tidak sesuai ukuran dan penempatannya. Dan berdasarkan hasil uji hipotesis maka keputusan yang diambil adalah menolak Ho dan menerima Ha dilihat pada taraf kesalahan 5% secara simultan didapat nilai t (3 416. 2 495. 2 270) dengan nilai t tabel 1 665. Dan secara parsial diperoleh Sig. f 0 000 dengan nilai f hitung 13 263 f tabel 2 714. Dari paparan data di atas dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) maupun parsial (sendiri-sendiri) antara variabel fasilitas kerja yang meliputi kursi meja dan alat pelinting ada pengaruh yang signifikan terhadap kelelahan tenaga kerja pelinting rokok PT. TSPM Purwosari-Pasuruan sehingga diharpakan PT. TSPM Purwosari-Pasuruan melakukan perbaikan fasilitas kerja sesuai dengan ergonomi untuk memperkecil kelelahan pekerja pelinting rokok sehingga meningkatkan produksi.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.544 SIT p
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 99 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01084/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. KELELAHAN - PENGARUH POSISI KERJA
Pembimbing
1. SOLICHIN ; 2. ANNY MARTININGSIH
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik