Skripsi
Pelaksanaan penilaian pendidikan jasmani di SMP Negeri se-kota Malang tahun pelajaran 2006/2007 / Zaifuddin Suhri
Abstrak
Penilaian dilakukan untuk memberikan keseimbangan pada tiga ranah yaitu kognitif afektif dan psikomotorik dengan berbagai bentuk dan model penilaian yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Pada pembelajaran Penjas diberlakukan sistem penilaian baru yang menyebabkan guru Penjas harus mampu untuk mengimplementasikan dan melaksanakan model penilaian ini. Apabila guru Penjas belum memahami tentang penilaian itu (yang meliputi perencanaan penilaian penyusunan instrumen penilaian penskoran penilaian menganalisis instrumen penilaian evaluasi hasil penilaian dan pembuatan laporan penilaian) maka kesulitan akan ditemui dalam penerapan penilaian Penjas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan penilaian Pendidikan Jasmani di SMP Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif karena hanya bertujuan untuk menggambarkan tentang pelaksanaan penilaian Pendidikan Jasmani yang dilaksanakan oleh guru-guru Pendidikan Jasmani di seluruh SMP Negeri se-Kota Malang. Data penelitian ini diperoleh pada bulan Desember 2006 sampai Januari 2007 dengan menyebarkan angket kepada 23 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian dan pembahasan tentang pelaksanaan penilaian Pendidikan Jasmani di SMP Negeri se-Kota Malang menjabarkan bahwa responden telah melaksanakan seluruh prosedur dalam penilaian Penjas yaitu meliputi perencanaan penilaian penyusunan instrumen penskoran dan pembuatan laporan. Hal ini ditunjukkan dari besarnya prosentase yang dimaksud secara berurutan yaitu berkaitan dengan aspek perencanaan penilaian mencapai persentase 83.86% berkaitan dengan aspek penyusunan instrumen mencapai persentase 72.43% berkaitan dengan aspek penskoran mencapai persentase 76.13% dan berkaitan dengan aspek pembuatan laporan mencapai persentase 70.5%. Dengan demikian semua responden (yaitu guru Pendidikan Jasmani di SMP Negeri se-Kota Malang) dapat dikatakan telah melaksanakan seluruh prosedur dengan benar dalam penilaian Pendidikan Jasmani yang meliputi perencanaan penilaian penyusunan instrumen penskoran dan pembuatan laporan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan bahwa dalam pelaksanaan penilaian harus melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan penilaian penyusunan instrumen penskoran dan pembuatan laporan. Untuk pelaksanaannya akan lebih ditingkatkan dan dioptimalkan lagi seperti yang ditentukan dalam kurikulum.