Skripsi
Penggunaan nama-nama hewan sebagai pembentuk ungkapan dalam bahasa Indonesia / Linda Widyastuti
Abstrak
Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat melepaskan diri dari kegiatan berbahasa karena bahasa merupakan satu-satunya alat komunikasi yang efektif untuk menyampaikan berbagai isi batin pikiran pengalaman gagasan pendapat perasaan keinginan harapan dan sebagainya kepada manusia. Dengan bahasa itu manusia dapat menerima dan menyampaikan segala pengalaman dan pengetahuan lahir batin. Bahasa merupakan alat penyampai berbagai macam perasaan maupun pikiran itu memiliki suatu bentuk atau cara untuk menyampaikannya yaitu melalui bentuk-bentuk ungkapan. Ungkapan ialah perkataan atau kelompok kata yang khusus untuk menyatakan sesuatu maksud dengan arti kiasan. Dalam bahasa Indonesia banyak ditemukan ungkapan baik idiom maupun metafora yang menggunakan nama-nama hewan. Penelitian ini menganalisis mengenai wujud ungkapan bahasa Indonesia yang menggunakan nama-nama hewan dalam komunikasi dilihat berdasarkan jenis hewan dan kemiripan sifat objek/perilaku dan wujud penggunaan/pemakaian ungkapan yang menggunakan nama-nama hewan dalam komunikasi sehari-hari di masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan wujud ungkapan yang menggunakan nama-nama hewan sebagai pembentuk ungkapan dalam bahasa Indonesia berdasarkan jenis hewan dan kemiripan sifat objek/ perilaku dan (2) mendeskripsikan wujud penggunaan ungkapan yang menggunakan nama-nama hewan dalam komunikasi sehari-hari di masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Hal ini disebabkan oleh tujuan yang diharapkan adanya deskripsi tentang penggunaan nama-nama hewan sebagai pembentuk ungkapan dalam bahasa Indonesia. Penggunaan rancangan penelitian ini dilandasi oleh pemikiran bahwa penelitian kualitatif memiliki sejumlah ciri yang relevan yang membedakannya dengan penelitian jenis lainnya. Instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri dan didukung oleh alat pengumpul data yang berupa pedoman wawancara. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi penggunaan nama-nama hewan sebagai pembentuk ungkapan dalam bahasa Indonesia. Teknik penggumpulan data dilakukan secara (1) studi kepustakaan (2) metode cakap semuka dan (3) metode simak. Teknik analisis data meliputi tiga hal (1) reduksi data (2) paparan data dan (3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ungkapan yang menggunakan nama-nama hewan dibagi menjadi 5 klasifikasi yaitu (1) kelas unggas (2) kelas reptilia (3) kelas amfibi (4) kelas mamalia dan (5) kelas invertebrata. Penulis menggunakan idiom sebagai penelitian tentang penggunaan nama-nama hewan sebagai pembentuk ungkapan dalam bahasa Indonesia. Kemiripan dalam perilaku sifat dan bentuk pada hewan membuat masyarakat lebih mudah merujuk pada objek yang dimaksudkan dalam bentuk ungkapan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh perlu dilakukan lagi penelitian tentang ungkapan lebih dalam lagi. Karena itu para peneliti lanjutan dapat mengembangakan penelitian mengenai ungkapan pada aspek semantik yang lain misalnya ungkapan tutur keseharian ungkapan formal dan tidak formal dan sebagainya.