Skripsi
Analisis rasio keuangan dan economic value added (EVA) sebagai alat menilai kinerja keuangan perusahaan (studi pada PT. Kalbe Farma Tbk di Bursa Efek Jakarta) / Rise Yunia Wardhani
Abstrak
Era globalisasi yang sedang dialami saat ini membawa perubahan yang cukup besar. Perubahan ini berpengaruh pada sektor bisnis. Para pelaku bisnis di Indonesia dituntut untuk dapat bersaing di pasar global. Dari sini dapat diketahui bahwa globalisasi bisa mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat persaingan di dunia bisnis. Hal ini mengakibatkan semakin ketatnya persaingan bisnis antar berbagai jenis perusahaan. Salah satu tujuan utama dari suatu perusahaan yaitu untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Di sisi lain kondisi perekonomian suatu negara juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap dunia bisnis baik di sektor perdagangan industri maupun jasa. Adanya persaingan yang semakin ketat perusahaan perlu mengadakan pengembangan dan perbaikan dalam kinerja perusahaannya terutama bidang keuangan. Pada dasarnya kinerja perusahaan memiliki peran dalam pengambilan keputusan oleh beberapa pihak yaitu kreditur calon kreditur pemegang saham calon pemegang saham dan manajememnnya sendiri. Alat pengukuran yang lazim digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan adalah analisis rasio keuangan. Penelitian ini juga menggunakan alat ukur lain yaitu Economic Value Added (EVA) yang dinilai mampu mempertimbangkan kepentingan dan harapan para penyandang dana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan analisis rasio keuangan dan EVA dalam menilai kinerja perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan PT. Kalbe Farma Tbk tahun 2002 sampai dengan 2005 beserta keterangannya yang listing di Bursa Efek Jakarta sehingga keakuratan datanya terjamin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dengan cara mengumpulkan dan mempelajari keterangan-keterangan data perusahaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan studi kasus. Hasil penelitian yang dilakukan selama kurun waktu empat tahun tersebut dapat diketahui bahwa berdasarkan analisis rasio likuiditas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Berdasarkan analisis rasio leverage PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang baik. Kemudian berdasarkan analisis rasio aktivitas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Selanjutnya berdasarkan analisis rasio profitabilitas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Serta berdasarkan analisis rasio pasar PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik dan memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi. Sedangkan berdasarkan EVA PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang baik. Selama empat tahun berturut-turut PT. Kalbe Farma Tbk mampu menghasilkan EVA yang positif yang berarti EVA 0 walaupun pada tahun 2003 sempat mengalami penurunan. Hal ini berarti PT. Kalbe Farma Tbk mampu menciptakan nilai tambah ekonomi (EVA). Era globalisasi yang sedang dialami saat ini membawa perubahan yang cukup besar. Perubahan ini berpengaruh pada sektor bisnis. Para pelaku bisnis di Indonesia dituntut untuk dapat bersaing di pasar global. Dari sini dapat diketahui bahwa globalisasi bisa mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat persaingan di dunia bisnis. Hal ini mengakibatkan semakin ketatnya persaingan bisnis antar berbagai jenis perusahaan. Salah satu tujuan utama dari suatu perusahaan yaitu untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Di sisi lain kondisi perekonomian suatu negara juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap dunia bisnis baik di sektor perdagangan industri maupun jasa. Adanya persaingan yang semakin ketat perusahaan perlu mengadakan pengembangan dan perbaikan dalam kinerja perusahaannya terutama bidang keuangan. Pada dasarnya kinerja perusahaan memiliki peran dalam pengambilan keputusan oleh beberapa pihak yaitu kreditur calon kreditur pemegang saham calon pemegang saham dan manajememnnya sendiri. Alat pengukuran yang lazim digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan adalah analisis rasio keuangan. Penelitian ini juga menggunakan alat ukur lain yaitu Economic Value Added (EVA) yang dinilai mampu mempertimbangkan kepentingan dan harapan para penyandang dana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan analisis rasio keuangan dan EVA dalam menilai kinerja perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan PT. Kalbe Farma Tbk tahun 2002 sampai dengan 2005 beserta keterangannya yang listing di Bursa Efek Jakarta sehingga keakuratan datanya terjamin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dengan cara mengumpulkan dan mempelajari keterangan-keterangan data perusahaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan studi kasus. Hasil penelitian yang dilakukan selama kurun waktu empat tahun tersebut dapat diketahui bahwa berdasarkan analisis rasio likuiditas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Berdasarkan analisis rasio leverage PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang baik. Kemudian berdasarkan analisis rasio aktivitas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Selanjutnya berdasarkan analisis rasio profitabilitas PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Serta berdasarkan analisis rasio pasar PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik dan memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi. Sedangkan berdasarkan EVA PT. Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang baik. Selama empat tahun berturut-turut PT. Kalbe Farma Tbk mampu menghasilkan EVA yang positif yang berarti EVA 0 walaupun pada tahun 2003 sempat mengalami penurunan. Hal ini berarti PT. Kalbe Farma Tbk mampu menciptakan nilai tambah ekonomi (EVA).