Skripsi
Peningkatan kemampuan membaca cepat dengan metode gerak mata siswa kelas VII di SMP Negeri I Kauman Tulungagung tahun pelajaran 2006/2007 / Fina Mulianastiti
Abstrak
ABSTRAK Mulianastiti Fina. 2007. Peningkatan Kemampuan Membaca Cepat dengan Metode Gerak Mata Siswa Kelas VII di SMP Negeri I Kauman Tulungagung Tahun Pelajaran 2006/2007 . Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nurhadi M.Pd (II) Dra. Nurchasanah M.Pd. Kata kunci pembelajaran membaca cepat metode gerak mata. Di jaman ilmu dan teknologi yang semakin maju ini teknologi informasi pun mengalami perkembangan yang pesat. Untuk itu pembaca dituntut memiliki keterampilan membaca yang memadai. Oleh karena itu siapapun yang bergelut dalam dunia kerja jika ingin menjadi profesional harus memiliki keterampilan membaca cepat. Kemampuan membaca cepat siswa SMP kelas VII perlu ditingkatkan untuk memenuhi standar kompetensi yang dituntut lebih dari 200 kata per menit. Untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa kelas VII SMP diperlukan sebuah metode pelatihan membaca cepat yang telah dikembangkan oleh para ahli yaitu metode gerak mata. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri I Kauman Tulungagung dengan sampel satu kelas yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat efektivitas metode gerak mata dalam meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa kelas VII SMP Negeri I Kauman Tulungagung tahun pelajaran 2006/2007 dalam pembelajaran membaca cepat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) karena penelitian ini didasarkan pada tujuan bahwa peneliti ingin mendeskripsikan pembelajaran di kelas terutama deskripsi tentang peningkatan kemampuan membaca cepat siswa di kelas. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pada Siklus 1 yaitu dengan hasil baik sekali (202-346 kpm) berjumlah 29 siswa (72 5%) hasil baik (154-200 kpm) berjumlah 6 siswa (15%) hasil sedang (100-131 kpm) berjumlah 5 siswa (12 5%). Hasil penelitian Siklus 2 yaitu dengan hasil baik sekali (202-346 kpm) berjumlah 38 siswa (95%) dan dengan hasil sedang (100-131 kpm) berjumlah 2 siswa (5%). Hasil yang diperoleh pada siklus 3 yaitu dengan hasil baik sekali (250- 492 kpm) berjumlah 40 siswa (100%). Beberapa simpulan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah kecepatan membaca cepat siswa kelas VII SMP Negeri I Kauman Tulungagung Tahun Pelajaran 2006/2007 meningkat 100% atau dua kali lipat. Pada akhir siklus diketahui peningkatan tersebut dari rata-rata 184 kata per menit menjadi 400 kata per menit. Saran yang diberikan berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu (1) bagi peneliti yang akan datang untuk meneliti tentang peningkatan membaca cepat dengan metode lain dan (2) menelitinya dengan subjek atau tempat penelitian yang lain. Sedangkan bagi guru yaitu (1) guru harus meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan khususnya pembelajaran membaca cepat dengan cara memperbanyak memberi latihan-latihan membaca cepat memberi motivasi dan memberi bahan membaca yang mudah pada siswa (2) Guru harus berusaha meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang membaca cepat lebih dari 200 kata per menit sehingga pembelajaran dapat mencapai kompetensi yang dicapai (3) guru harus mengembangkan media bahan ajar dan metode pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan pembelajaran membaca cepat dengan metode gerak mata ini dan (4) memberi motivasi kepada siswa mengenai pentingnya membaca cepat dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan minat baca siswa agar lebih baik lagi.