UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Analisis prosedur dan kebijakan pemberian kredit pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Blitar / Widia Rahmaning Tyas

Widia Rahmaning Tyas - Nama Orang;

Abstrak
Bank sebagai lembaga keuangan keberadaannya semakin penting sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan jasa-jasa perbankan bagi masyarakat. PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Blitar adalah salah satu jenis bank yang bentuk usahanya selain menghimpun dana dari masyarakat juga menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Bank juga mempunyai risiko yang sangat besar yakni tunggakan kredit untuk menghindari hal tersebut diperlukan suatu kebijakan dan prosedur yang baik dalam pemberian kredit. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan kebijakan pemberian kredit pada PT. BRI Cabang Blitar. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dari Tugas Akhir dapat diketahui bahwa prosedur pemberian kredit PT. BRI Cabang Blitar pada umumnya sudah baik. Karena prosedur pemberian kredit telah menerapkan sistem kehati-hatian dalam pemberian kredit. Terutama mereka telah menerapkan prinsip 5 C pada analisa kredit yang mencakup analisa character capacity capital collateral condition of economic. Selain itu alur prosedur pemberian kredit pada PT. BRI Cabang Blitar telah mencerminkan pemberian kredit yang sesuai dengan ketentuan kebijakan penyaluran kredit yang bertolok ukur pada keputusan Bank Indonesia dan PT. BRI pusat. Penerapan kebijakan kredit pada PT. BRI Cabang Blitar juga baik. Adapun kebijakan dalam penyaluran kredit pada PT. BRI yakni syarat pengajuan kredit batas kewenangan pemberian kredit suku bunga kredit sanksi yang diberikan semuanya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Penunggakan kredit yang terjadi disebabkan oleh kegagalan usaha debitur adanya itikad tidak baik dari debitur pengawasan eksternal yang belum maksimal dari pihak bank dan faktor lain diluar kreditur dan debitur. Maka diperlukan tindakan untuk menekan terjadinya penunggakan kredit antara lain pelaksanaan inspeksi on the spot dan pembinaan debitur. Berdasarkan hasil kesimpulan saran yang diberikan pada penulisan ini yaitu hendaknya dalam menganalisis pemberian kredit pihak PT. BRI khususnya pihak Account Officer lebih meningkatkan ketelitian dan keobjektifannya terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya sehingga dapat mempertajam analisis-analisis yang dilakukan serta dapat lebih meningkatkan kinerja dari bagian terkait perlu dijalin kerjasama yang baik antara bank dengan debiturnya agar dapat tercipta suatu keterbukaan antar kedua belah pihak dengan kerjasama ini dapat membantu bank dalam pencapaian tujuan di bidang perkreditan pelaksanaan prosedur dan kebijakan yang dilakukan oleh PT. BRI Cabang Blitar sudah baik dan hendaknya ditingkatkan lagi karena semakin kecil tingkat Non Performing Loan maka penilaian kesehatan bank akan semakin baik.


Informasi Detail
DDC
Rp 658.88 WID a
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 74 + [2] hlm : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01357/KI/07
Edisi
Tugas Akhir (D3 Akuntansi)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. KREDIT - MANAJEMEN
2. KREDIT, KEBIJAKAN

Pembimbing
1. TRI LAKSIANI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik