UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Penerapan teknik hand painting dan aplikasi pada military look street style / Otiex Kusuma Prahesti

Otiex Kusuma Prahesti - Nama Orang;

Abstrak
Doreng ialah motif loreng yang sering dipakai pada atribut militer. Selama ini doreng banyak dijumpai menggunakan perpaduan warna alam misalnya hijau coklat dan hitam. Berdasarkan artikel Fantasi Teen (2005 20) Gaya militer populer pertama kalinya dikalangan umum pada tahun 60-an pada waktu itu golongan sipil memakai seragam militer untuk memprotes perang Vietnam. Seiring berjalannya waktu yang bukan pendemo perang mulai ikut memakai baju bermotif loreng. Pada tahun 80-an dunia terserang demam militer bahkan ada salah satu penyanyi terkenal luar negeri Janet Jackson yang membuat video klipnya dengan mengenakan seragam militer. Sekarang military chic kembali digemari dimana-mana baik laki-laki maupun perempuan menyukai dandanan militer. Menurut Pulukadang (1985 7) teknik menghias busana terbagi menjadi dua yaitu menyulam dan lekapan. Menyulam meliputi smock terawang holbein dan sulaman putihan lekapan meliputi aplikasi inkrustasi patchwork lekapan benang lekapan pita merenda dan lekapan burci. Pada perkembangannya muncul teknik hand painting yang dapat digunakan untuk menghias busana hand painting ialah seni lukis diatas kain dengan menggunakan cat tekstil. Selama ini yang sering kita jumpai adalah motif doreng printing yaitu dibuat dengan peralatan screen pada kesempatan ini penulis ingin menampilkan motif doreng yang dibuat dengan cara berbeda yaitu dengan menggunakan teknik hand painting dan aplikasi. Hand painting dan aplikasi keduanya sering dijumpai pada busana yang dijual di pusat perbelanjaan dan pameran busana. Busana yang dibuat dengan teknik hand painting memiliki nilai seni yang tinggi karena dibutuhkan kreativitas untuk membuatnya. Bentuk motif dibuat secara khusus untuk setiap busana sehingga tidak dijumpai bentuk motif yang sama pada busana yang lain. Hal tersebut yang membuat busana dengan hiasan hand painting memiliki nilai jual tersendiri. Doreng yang dibuat dengan teknik hand painting dapat menghasilkan sentuhan tersendiri pada warna dan bentuknya karena tidak ada ketentuan khusus untuk membuat bentuk motif doreng. Warna pada teknik hand painting ini dapat diramu sedemikian rupa sehingga warna yang dihasilkan sesuai dengan keinginan. Perpaduan warna yang digunakan dengan sendirinya akan menghasilkan motif doreng tersebut begitu pula dengan bentuk-bentuk motif yang dibuat merupakan kreasi sesuai dengan imajinasi sebagai ungkapan ekspresi diri.


Informasi Detail
DDC
Rp 646.48 OTI p
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Tata Busana, 2007.
Deskripsi Fisik
vi, 40 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01587/KI/07
Edisi
Tugas Akhir (D3 Tata Busana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. PAKAIAN - MOTIF MILITER - HAND PAINTING
Pembimbing
1. ANIK DWIASTUTI ; 2. SRI EKO PUJI R.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik