Skripsi
Studi tentang penanganan cedera sprain pada tim sepakbola Persid Jember / Yuswardi Leksmana
Abstrak
Sprain adalah cedera di sekitar persendian akibat dari peregangan/robekan pada ligamen yang dibedakan berdasarkan berat ringannya. Penanganan cedera sprain dilakukan dengan berbagai upaya yaitu upaya pertolongan pertama upaya kuratif/pengobatan upaya rehabilitasi/pemulihan dan sebagai tindakan agar tidak terjadi cedera sprain dilakukan upaya preventif/pencegahan. Berdasarkan hasil observasi penanganan cedera sprain pada tim sepakbola Persid Jember kurang memenuhi sistematika penanganan cedera di atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) bagaimanakah upaya preventif/pencegahan cedera sprain (2) bagaimanakah upaya pertolongan pertama cedera sprain (3) bagaimanakah upaya kuratif/pengobatan cedera sprain dan (4) bagaimanakah upaya rehabilitasi/pemulihan cedera sprain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif yaitu mendeskripsikan temuan-temuan yang ada di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Mess Persid Jember pada tanggal 1 sampai 17 Juni 2007. Subjek dalam penelitian ini adalah pemain pelatih dan tim medis Persid Jember yang berjumlah 24 responden. Hasil penelitian ini adalah (1) 67 2% responden menyatakan melakukan upaya preventif/pencegahan cedera sprain (2) 65 8% responden menyatakan melakukan upaya pertolongan cedera sprain (3) 72 5% responden menyatakan melakukan upaya kuratif/pengobatan cedera sprain (4) 72 7% responden menyatakan melakukan upaya rehabilitasi/pemulihan cedera sprain. Beberapa saran yang peneliti berikan yaitu (1) kepada pelatih agar meningkatkan latihan kekuatan dan kelentukan sebagai upaya preventif/pencegahan cedera sprain baik latihan di lapangan maupun di sanggar kebugaran jasmani (2) kepada tim medis agar selalu menggunakan prinsip RICE dalam melakukan pertolongan pertama dan meninggalkan penggunaan masase dalam upaya pertolongan cedera sprain (3) untuk tim medis agar selalu melaporkan perkembangan cedera yang dialami pemain (4) kepada pemain agar tidak melakukan aktivitas yang berat pada saat upaya pemulihan cedera sprain.