Skripsi
Hubungan antara pengalaman kerja dan disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan (studi kasus) pada PG. Kebon Agung Malang / Maslikhah
Abstrak
Dalam mencapai tujuan utama perusahaan yaitu meraih keuntungan dan mengembangkan usaha produktivitas kerja karyawan memegang peranan yang paling penting. Oleh karena itu setiap pemimpin perusahaan perlu memberikan perhatian yang serius bagi para karyawan sebagai upaya untuk peningkatan produktivitas. Upaya untuk peningkatan produktivitas kerja karyawan memerlukan kajian yang mendalam atas faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktivitas kerja. Adanya praduga bahwa ada hubungan antara pengalaman kerja dan disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan maka dalam hal ini suatu hal yang melatar belakangi penelitian ini adalah (1) Bagaimana kondisi pengalaman kerja disiplin kerja dan produktivitas kerja karyawan di PG. Kebon Agung Malang. (2) Mengetahui hubungan secara parsial dan simultan antara pengalaman kerja dan disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan di PG. Kebon Agung Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Data diperoleh dari 57 sampel yang diambil dari karyawan bagian produksi PG. Kebon Agung Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis persentase dan analisis korelasi ganda (multiple correlation). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa produktifitas kerja karyawan termasuk kategori tinggi 45 63 pengalaman kerja karyawan termasuk kategori rendah 36 87 dan disiplin kerja karyawan temasuk kategori tinggi 65 21. Dari hasil analisis pengujian hipotesis menunjukkan bahwa (1) Secara parsial ada hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman kerja dengan produktivitas kerja karyawan dengan r korelasi sebesar 0 584. (2) Secara parsial ada hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan dengan r korelasi sebesar 0 641. (3) Secara simultan ada hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman kerja dan disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan dengan r korelasi sebesar 0 732. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel yang paling menentukan produktivitas kerja karyawan adalah disiplin kerja karena memberikan kontribusi yang paling banyak (64 1%) dari pada pengalaman kerja. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan di atas maka disarankan pada semua karyawan yang terkait mengikuti pelatihan atau training untuk menigkatkan pengalaman kerja yang tergolong rendah. Keadaan disiplin kerja yang tergolong tinggi hendaknya dipertahankan dan dimungkinkan untuk lebih ditingkatkan. Untuk produktivitas kerja karyawan yang tergolong tinggi hendaknya lebih ditingkatkan lagi dengan jalan memberikan pendidikan dan pelatihan serta penyuluhan kepada para karyawan guna meningkatkan ketrampilan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi sehingga keuntungan perusahaan meningkat dan otomatis pendapatan (Income) meningkat sehingga tingkat daya beli masyarakat akan tinggi. Produktivitas tinggi mendorong pendapatan nasional tinggi sehingga menyebabkan naiknya pertumbuhan ekonomi dan daya saing dalam perdagangan internasional. Selain itu karyawan hendaknya mengetahui hak dan kewajibannya sehingga tujuan yang diharapkan oleh perusahaan sesuai target dan dapat tercapai.