UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis Z-score untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan farmasi yang listing di BEJ periode 2001-2005 / Dian Kristia Indriyani

Dian Kristia Indriyani - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Indriyani Dian K 2007. Analisis Z-Score Untuk Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Farmasi Yang Listing Di BEJ Periode 2001-2005. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Drs. Sinar Baskoro (2) Drs. Moh. Hari M.Si. Kata Kunci Kebangkrutan Z-Score Kebangkrutan dapat diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya untuk menghasilkan laba. Kegagalan dapat dilihat dari dua segi yaitu segi ekonomi dan keuangan. Dari segi ekonomi perusahaan dianggap gagal apabila mempunyai return yang negatif. Dari segi keuangan suatu perusahaan dapat dikatakan gagal atau tidak mampu membayar hutangnya pada tanggal jatuh tempo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan farmasi dan trend pada tahun 2006 yang dilihat dari perkembangan nilai z-score pada tahun 2001-2005. Dalam penelitian ini variabel yang digunakan adalah rasio likuiditas yang terdiri dari modal kerja terhadap total aktiva rasio profitabilitas yang terdiri dari laba ditahan terhadap total aktiva dan EBIT terhadap total aktiva rasio pasar yang terdiri dari nilai pasar modal saham terhadap nilai buku utang dan rasio aktivitas yang terdiri dari penjualan terhadap total aktiva. Penelitian ini menggunakan analisis diskriptif yaitu penelitian yang tidak terdapat variabel bebas maupun terikat akan tetapi ada satu variabel utama yang menjadi fokus penelitian adalah tingkat kebangkrutan perusahaan yang diukur dengan indikator rasio-rasio z-score Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis z-score pada 9 perusahaan farmasi yang listing di BEJ periode 2001-2005 mempunyai nilai z-score yang baik hal ini dikarenakan sebagian besar perusahaan farmasi memiliki kondisi yang sehat. Sedangkan perkembangan rasio-rasio z-score perusahaan farmasi pada tahun 2001-2005 terus mengalami kenaikan meskipun ada penurunan pada tahun-tahun tertentu dan trend nilai z-score perusahaan farmasi pada tahun 2006 terdapat enam perusahaan dalam kondisi sehat dua perusahaan dalam kondisi rawan bangkrut dan satu perusahaan dalam kondisi bangkrut. Berdasarkan penelitian ini disarankan pada peneliti selanjutnya sebaiknya tidak hanya menggunakan satu jenis analisis untuk mengetahui dan melakukan analisis terhadap kondisi kinerja dan kondisi kesehatan keuangan suatu perusahaan. Sedangkan untuk manajer perusahaan untuk melakukan pengukuran kinerja yang dilakukan dengan cara menghitung nilai z-score untuk perusahaan Pengukuran kinerja dapat dilakukan dengan cara menghitung nilai z-score untuk perusahaan yang memiliki nilai z-score lebih tinggi dapat mengembangkan usahanya sedangkan perusahaan yang memiliki nilai z-score yang rendah diharapkan untuk memperbaiki kinerja perusahaan.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.15 DIA a
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Keuangan, 2007.
Deskripsi Fisik
ix, 124 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01779/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. KEBANGKRUTAN - PREDIKSI
2. MANAJEMEN KEUANGAN

Pembimbing
1. SINAR BASKORO ; 2. MOHAMMAD HARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik