UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perubahan fonologi pada bahasa Arab \'a:miyyah dialek Mesir dalam VCD Arabuc Made Easy / Muchamad Saifullah

Muchamad Saifullah - Nama Orang;

Abstrak
Dalam kehidupan sehari-hari bangsa Mesir menggunakan bahasa Arab A miyyah (BAA) untuk berkomunikasi. Frekuensi penggunaan BAA yang tinggi memungkinkan terjadinya perubahan. Perubahan tersebut lebih banyak terjadi pada tataran fonologis atau bunyi sebab frekuensi keterpakaiannya paling dominan dibanding tataran lain (Abuhamdia 1988 1240). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan fonologis dalam BAA dialek Mesir. Rancangan penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik representatif yakni penelaahan intensif terhadap sumber data sampai tidak ditemukan lagi informasi yang baru kemudian data yang ada dikumpulkan dengan teknik simak dan teknik catat. Langkah analisis yang dilakukan adalah menentukan jenis-jenis perubahan fonologis BAA berdasarkan hasil inferensi dalam VCD Arabic Made Easy mengklasifikasikan bentuk-bentuk perubahan fonologis memaparkan analisa tentang perubahan-perubahan fonologi BAA beserta faktor dan alasannya berdasarkan teori-teori yang relevan dan terakhir adalah tahap validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fonologis yang terjadi meliputi penambahan bunyi pelesapan bunyi dan penggantian bunyi. Proses penambahan bunyi dapat ditemukan baik di awal (protesis) di tengah (epentesisi) dan di akhir (paragog) sebuah kata. Proses ini memiliki intensitas yang kecil dalam BAA Mesir. Pada proses pelesapan bunyi juga terdiri dari tiga macam yaitu pelesapan bunyi awal (aferesis) pelesapan bunyi tengah (sinkop) dan pelesapan bunyi akhir (apokop). Di antara ketiga macam tersebut proses apokop atau waqaf hentian akhir memiliki intensitas kejadian yang paling tinggi serta memiliki dua bentuk yaitu (1) pelesapan bunyi /h/ dan (2) pelesapan konsonan. Proses pelesapan bunyi memiliki frekuensi kejadian yang tinggi dalam BAA Mesir. Proses yang terakhir adalah penggantian bunyi ibdal . Proses ini juga sering terjadi dalam BAA dialek Mesir. Beberapa bentuk penggantian bunyi yang ditemukan adalah 1) penggantian konsonan /q/ 61543 / / (2) penggantian /j/ 61543 [g] (3) penggantian / 952 / 61543 /t/ (4) penggantian / / 61543 /d/ (5) penggantian / / 61543 /y/ (6) Penggantian /l/ 61543 /n/ (7) penggantian diftong (/ay/ 61543 [e ] /aw/ 61543 [o ]) (8) penggantian vokal depan (9) penggantian vokal pendek (10) penggantian posisi fonem (11) penggantian bentuk /iKa/ 61543 /yy/ dan (12) penggantian ke bentuk taS 485 i r. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk mengadakan penelitian lanjutan pada dialek-dialek bahasa Arab lain yang sangat banyak jumlahnya serta pada tataran kebahasaan lainnya seperti pada tataran morfologi sintaksis maupun pada tataran simantik.


Informasi Detail
DDC
Rs 492.715 MUC p
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, 2007.
Deskripsi Fisik
ix, 110 hlm : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01841/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. BAHASA ARAB - FONOLOGI
Pembimbing
1. SYATHIBI NAWAWI ; 2. YUSUF HANAFI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik