UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh infus daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C / Elzza Armellariea

Elzza Armellariea - Nama Orang;

Abstrak
Indonesia memiliki kekayaan flora melimpah yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat salah satunya adalah tanaman tapak liman (Elephantopus scaber L.) karena di dalam daun tapak liman tersebut mengandung senyawa stigmasterol yang dapat memacu gairah seksual. Stigmasterol merupakan senyawa pembentuk hormon steroid (progesteron) melalui jalur biosintetis hormon steroid progesteron mengalami konversi menjadi testosteron. Pada hewan jantan hormon ini diketahui berpengaruh terhadap spermatogenesis. Sehingga dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui apakah infus daun tapak liman berpengaruh terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh infus daun tapak liman terhadap spermatogenesis mencit galur Balb C. Spermatogenesis dalam penelitian ini meliputi tebal epitel germinal jumlah spermatogonium jumlah spermatosit primer dan jumlah spermatid. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Hewan coba yang digunakan berupa mencit (Mus musculus) jantan galur Balb C umur 8 10 minggu dengan berat badan 23 - 25 gram. Pemberian infus daun tapak liman dilakukan secara gavage selama 36 hari berturut-turut. Infus daun tapak liman yang diperlakukan meliputi konsentrasi 0% 73% 75% 77% dan 79% sebanyak 0 5 ml. Pada hari ke-37 mencit dibunuh secara dislokasi leher dan diambil testisnya untuk dibersihkan dalam NaCl 0 9%. Setelah itu testis ditimbang dan dimasukkan dalam larutan Bouin selama 1X24 jam untuk selanjutnya dibuat sediaan histologi testis dengan metode parafin. Sediaan histologi testis diiris menggunakan mikrotom dengan ketebalan 12 956 m sehingga terbentuk sebuah preparat irisan testis. Setelah itu preparat diwarnai dengan pewarnaan Haematoxylin Eosin kemudian diamati di bawah mikroskop. Untuk penghitungan tebal epitel germinal menggunakan perbesaran 10X10 sedangkan untuk penghitungan jumlah spermatogonium jumlah spermatosit primer dan jumlah spermatid menggunakan perbesaran 10X40. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANAVA) tunggal. Berdasarkan data yang diperoleh didapatkan bahwa tidak ada pengaruh infus daun tapak terhadap spermatogenesis mencit galur Balb C tetapi terdapat kecenderungan penurunan sel germa sejalan dengan meningkatnya konsentrasi infus daun tapak liman yang diberikan.


Informasi Detail
DDC
Rs 591.166 ELZ p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2007.
Deskripsi Fisik
vii, 57 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01904/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. MENCIT - SPERMATOGENESIS
Pembimbing
1. ABDUL GHOFUR ; 2. UMIE LESTARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik