Skripsi
Hubungan penerimaan sosial temab sebaya dan penyesuaian diri santriwati remaja di lingkungam asrama Muzamzamah pondok pesantren Darul Ulum Jombang /
Abstrak
Kebutuhan akan adanya penyesuaian diri remaja dalam kelompok teman sebaya muncul sebagai akibat adanya keinginan bergaul remaja dengan teman sebaya mereka. Remaja sering dihadapkan pada persoalan penerimaan atau penolakan teman sebaya terhadap kehadirannya dalam pergaulan. Penyesuaian diri remaja dalam kelompok teman sebaya umumnya terjadi dalam kelompok besar yang heterogen misalnya sikap sifat usia dan jenis kelamin yang berbeda. Hal ini bisa dijumpai di lingkungan asrama yang penghuninya mempunyai beragam sifat usia yang berbeda. Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui 1)penerimaan sosial oleh teman sebaya pada remaja di lingkungan asrama muzamzamah pondok pesantren darul ulum jombang 2) penyesuaian diri santriwati remaja di lingkungan asrama Muzamzamah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang 3) hubungan antara tingkat penerimaan sosial oleh teman sebaya dengan penyesuaian diri santriwati remaja di lingkungan asrama Muzamzamah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Rancangan penelitian adalah deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh santriwati remaja yang berumur 15-18 tahun atau yang bersekolah di SMA yang tinggal di Asrama Muzamzamah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 santriwati. Uji coba untuk mencari item yang valid dan reliabel dilakukan di Asrama Chosi ah sebanyak 60 responden untuk variabel penerimaan sosial diperoleh 24 aitem valid dengan reliabilitas 0 702 dan untuk variabel penyesuaian diri diperoleh 26 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0 762. Skala yang digunakan adalah skala model Likert. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-12 Mei. Teknik analisis hipotesis yang digunakan adalah teknik korelasi product moment. Hasil analisis dengan menggunakan produk moment memperoleh r hitung 0 118 dengan nilai P 0 05. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ada hubungan antara antara penerimaan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri santriwati remaja di lingkungan asrama Muzamzamah pondok pesantren Darul Ulum Jombang ditolak. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi para peneliti selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian tentang penyesuaian diri hendaknya memperhatikan faktor-faktor lain selain penerimaan sosial seperti faktor kondisi fisik kepribadian belajar lingkungan serta faktor agama dan budaya serta menambah instrumen pengumpulan data bisa berupa wawancara observasi dan dokumentasi sehingga hasil yang diperoleh lebih baik dan akurat.