Skripsi
Pelaksanaan pembelajaran kelas ekstrakurikuler seni tari pada tiga SMP negeri di Kota Malang (studi kasus ganda) / Nunuk Irawati
Abstrak
Penelitian yang mengambil judul Pelaksanaan pembelajaran kelas ekstrakurikuler seni tari pada tiga SMP Negeri di Kota Malang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi guru ekstrakurikuler seni tari dan pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler seni tari. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 8 Malang SMP Negeri 20 Malang dan SMP Negeri 23 Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif diskriptif (studi kasus ganda). Sumber data dalam penelitian ini adalah guru ekstrakurikuler seni tari. Pengumpulan data dilakukan peneliti dengan cara wawancara observasi dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru ekstrakurikuler seni tari di SMP Negeri 8 Malang mempunyai 6 kompetensi meliputi kemampuan menguasai bahan atau materi bidang studi kemampuan mengelola program belajar mengajar kemampuan mengelola kelas kemampuan menggunakan media atau sumber kemampuan mengelola interaktif belajar kemampuan menilai prestasi belajar siswa. Untuk SMP Negeri 20 Malang memiliki 4 kompetensi meliputi kemampuan menguasai bahan atau materi bidang studi kemampuan mengelola program belajar mengajar kemampuan menggunakan media atau sumber dan kemampuan menilai prestasi siswa. Sedangkan untuk 2 kompetensi kurang begitu menguasai yang meliputi kemampuan mengelola kelas dan kemampuan mengelola interaktif belajar. Untuk SMP Negeri 23 Malang 6 kompetensi yang sama dengan SMP Negeri 8 Malang. Adapun pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler seni tari di tiga SMP yang meliputi SMP negeri 8 Malang SMP Negeri 20 Malang dan SMP Negeri 23 Malang sama menjadi tanggung jawab kepala sekolah dengan menunjuk salah seorang guru ekstrakurikuler seni tari. Segala bentuk kegiatan dan penilaian dilakukan oleh guru ekstrakurikuler seni tari. Kesimpulan penelitian adalah (1) kompetensi guru ekstrakurikuler seni tari berbeda-beda karena dipengaruhi oleh latar belakang pendidikannya (2) pelaksanaan pembelajaran kelas ekstrakurikuler tari berdasar kebijaksanaan Kepala Sekolah masing-masing akibatnya berbeda-beda pula. Saran kepada peneliti berikutnya untuk meneliti kompetensi masing-masing sekolah dari ketiga sekolah tersebut