UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara ketergantungan merokok dengan percaya diri pada siswa SMAN 2 Blitar / Haryono

Haryono - Nama Orang;

Abstrak
Pada saat ini rasa kurang percaya diri pada remaja dimanifestasikan dengan berbagai cara baik dengan cara positif maupun negatif. Cara yang positif untuk membangun rasa percaya diri yaitu dengan menciptakan definisi diri positif memperjuangkan keinginan yang positif mengatasi masalah secara positif memiliki dasar keputusan yang positif. Sedangkan cara yang negatif untuk membangun rasa percaya diri yaitu sulit menerima realita diri (terlebih menerima kekurangan diri) dan memandang rendah kemampuan diri sendiri namun di lain pihak memasang harapan yang tidak realistik terhadap diri sendiri. Cenderung melakukan tindakan negatif yaitu dengan merokok atau menggunakan zat adikitif seperti narkoba sehingga dengan menggunakan zat tersebut remaja cenderung lebih merasa percaya diri (Jacinta 2002). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1).Tingkat ketergantungan merokok dan 2).Tingkat percaya diri dan untuk mengetahui 3). Apakah ada hubungan antara ketergantungan merokok dengan percaya diri pada siswa. Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Ketergantungan Merokok diukur dengan angket ketergantungan merokok dan percaya diri diukur dengan skala percaya diri. Subyek penelitian adalah 60 Siswa SMAN 2 Blitar. Reliabilitas diperoleh dengan rumus Cronbach Alpha untuk ketergantungan merokok sebesar 0 724 dan untuk percaya diri sebesar 0 746. Teknik analisis untuk menguji signifikansi hipotesis korelasional adalah dengan uji Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan 1). Sebanyak 18 3 % dari siswa mempunyai tingkat ketergantungan merokok yang rendah. 58 3 % siswa memiliki tingkat ketergantungan merokok sedang. 23 3 % siswa memiliki tingkat ketergantungan merokok tinggi. 2). 21 7 % siswa mempunyai tingkat percaya diri yang rendah. 61 7 % siswa memiliki tingkat percaya diri sedang.16 6 % siswa memiliki tingkat percaya diri tinggi. 3). Terdapat korelasi antara Ketergantungan Merokok dengan Percaya Diri (r -0 90 p 0 05). Artinya semakin tinggi tingkat ketergantungan merokok maka semakin rendah tingkat percaya diri. Saran dari penelitian ini yaitu mengendalikan remaja dari dorongan untuk penggunaan rokok dan ketergantungan rokok. Mengadakan program atau kegiatan yang dapat meningkatkan percaya diri yaitu kegiatan penyuluhan tentang bahaya merokok.


Informasi Detail
DDC
Rs 153.8 HAR h
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2007.
Deskripsi Fisik
ix, 128 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02027/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. PERCAYA DIRI
2. MEROKOK, KETERGANTUNGAN

Pembimbing
1. SRI WENI UTAMI ; 2. ANIES SYAFITRI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik