UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Ekstraksi dan karakterisasi zat warna dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) serta uji potensinya sebagai pewarna tekstil / Fadlilah Ulfah

Fadlilah Ulfah - Nama Orang;

Abstrak
Buah manggis terdiri dari sekitar sepertiga bagian kulit disamping isi yang dapat dimakan. Sejauh ini pemanfaatan kulit manggis hanya untuk penyamakan kulit dan sebagian besar di antaranya terbuang sebagai sampah. Pada penelitian ini digunakan kulit manggis untuk dijadikan bahan dasar pembuatan zat warna alam. Kandungan kimia utama dari kulit manggis adalah antosianin. Zat warna antosianin diperoleh dengan cara ekstraksi. Zat warna yang diperoleh diharapkan bisa menggantikan peran bahan sintetis yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini mencakup tiga tahapan yaitu tahap ekstraksi karakterisasi dan aplikasi. Tahap ekstraksi zat warna dilakukan dengan metode soxhletasi dalam pelarut etanol 96% aseton dan n-heksana. Tahap karakterisasi meliputi identifikasi gugus fungsi dengan Spektroskopi IR kelarutan dalam beberapa pelarut (air etanol 96% aseton dan n-heksana) dan pengujian ketahanan warna terhadap pH (2 4 6 7 9 11 dan 13) dan pemanasan (30 oC dan 70 oC) . Tahap aplikasi dilakukan dengan metode onchrom terhadap kain katun dengan variasi konsentrasi tawas (0% 1% 3%) lama perendaman kain dalam tawas (0 jam 1 jam 2 jam) suhu pencelupan kain dalam zat warna (suhu kamar 50oC mendidih) dan pelarut (air etanol 10% etanol 20% etanol 96%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat warna hasil ekstraksi dengan pelarut etanol 96% memiliki rendemen paling besar yaitu 24 % kemudian diikuti dengan aseton 13% sedangkan pada n-heksana tidak diperoleh serbuk. Zat warna yang diperoleh berupa serbuk berwarna merah bata. Dari hasil karakterisasi dengan Spektroskopi IR diduga bahwa komponen serbuk hasil ekstraksi mengandung gugus-gugus fungsi yaitu benzena OCH3 dan OH. Pada uji kelarutan zat warna hasil ekstraksi larut paling besar dalam pelarut etanol 96% sebesar 0 004g/mL dalam pelarut aseton 0 0013g/mL dalam pelarut air 0 00083 g/mL dan dalam pelarut n-heksana zat warna hasil ekstraksi tidak dapat larut. Zat warna hasil ekstraksi larut sempurna dalam pH 13 (basa) menghasilkan larutan berwarna coklat dan tidak stabil terhadap pemanasan diatas suhu 70 oC. Dari hasil aplikasi pada kain katun diperoleh warna yang terbaik pada kombinasi konsentrasi tawas 3% lama perendaman 2 Jam suhu pencelupan 50oC dan pelarut etanol 96%.


Informasi Detail
DDC
Rs 666.42 FAD e
Prodi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2007, 2007.
Deskripsi Fisik
viii, 64 hlm. : il. 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02148/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2007
Subjek
1. TEKSTIL - PEWARNA - KULIT BUAH MANGGIS
2. KULIT BUAH MANGGIS - ZAT WARNA - KARAKTERISASI

Pembimbing
1. I WAYAN DASNA ; 2. H. PARLAN
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik