Tugas Akhir
Pengamatan pembelajaran pembagian bilangan bulat positif yang hasilnya dinyatakan dalam pecahan desimal di kelas V SDN Balearjosari II Kota Malang / Etika Susilowati
Abstrak
ABSTRAK Susilowati Etika. 2007. Pengamatan Pembelajaran Pembagian Pada Bilangan Bulat Positif Yang Hasilnya Dinyatakan Dalam Pecahan Desimal di Kelas V SDN Balearjosari II Kota Malang. Tugas Akhir Jurusan KSDP Program D II PGSD Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Endang Setyo Winarni M. Pd Kata Kunci Kesalahan Pembagian bilangan bulat positif pecahan desimal Matematika Kurikulum 2006 memasukkan secara terstruktur mata pelajaran matematika mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI. Hal itu menjelaskan bahwa matematika merupakan pelajaran penting dan esensial yang wajib diseriusi khususnya dalam proses pembelajarannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pembagian bilangan bulat positif yang hasilnya dinyatakan dalam pecahan desimal di kelas V SDN Balearjosari II Kota Malang. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Sedangkan masalah yang menjadi fokus perhatian dalam penelitian ini adalah kesalahan siswa dalam mengerjakan soal pembagian bilangan bulat positif yang hasilnya dinyatakan dalam pecahan desimal di kelas V SDN Balearjosari II yang berjumlah 13 siswa. Instrumen Yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes wawancara dan observasi. Adapun untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan digunakan teknik analisis deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa (1) Dari siswanya ada kesalahan dalam menyelesaikan soal pembagian bilangan bulat positif (bilangan asli) yang hasilnya dinyatakan dalam pecahan desimal di kelas V SDN Balearjosari II Kota Malang. Dari 13 siswa responden semuanya melakukan kesalahan pembagian bilangan bulat positif (bilangan asli) yang hasilnya dinyatakan dalam pecahan desimal. Jenis kesalahannya antara lain siswa dapat menuliskan langkah-langkah pembagian dengan benar namun pada langkah pembagian bilangan terakhir siswa langsung menulis bilangan nol/menghilangkan satu langkah pembagian sebelum langkah terakhir sehingga hasil akhir/jawaban tidak dalam pecahan desimal. (2) Dari gurunya kesalahan antara lain guru dalam menyampaikan materi tidak menggunakan berbagai metode.Contohnya pada waktu membahas materi pembagian bilangan asli guru hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab tetapi tidak menggunakan metode demonstrasi. Susilowati Etika adalah mahasiswa Program D II PGSD kerjasama Kota Malang yang sedang menyelesaikan tugas Akhir tahun 2007.