UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi respon ciri-ciri morfologi, anatomi dan agronomi beberapa genotipe kedelai (Glycine max L. (Merill) terhadap serangan Cowpea Mild MottleVirus / Imama Mujtahida

Imama Mujtahida - Nama Orang;

Abstrak
Tanaman kedelai (Glycine max L. (Merill)) merupakan komoditas pangan utama ketiga setelah padi dan jagung di Indonesia. Kedelai mempunyai banyak varietas dan ribuan genotipe yang memiliki keanekaragaman ciri-ciri morfologi anatomi dan agronomi. Setiap satu genotipe atau varietas kedelai dapat dibedakan dengan genotipe atau varietas kedelai yang lain berdasarkan ciri atau karakter yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian PKL (Pratik Kerja Lapangan) yang bertujuan untuk mengetahui ciri-ciri morfologi anatomi dan agronomi beberapa genotipe kedelai terhadap serangan Cowpea Mild Mottle Virus sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk penelitian berikutnya dalam usaha mendapatkan varietas unggul. Penelitian dimulai pada bulan Mei sampai dengan Juli 2006. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif eksploratif menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan subjek penelitian adalah lima genotipe tahan dan lima genotipe rentan yang ambil secara acak dari 100 genotipe yang telah diteliti sebelumnya. Genotipe kedelai tahan yang dimaksud yaitu MLGG 0006 MLGG 0106 MLGG 0297 MLGG 0315 dan MLGG 0599 dan genotipe rentan yaitu MLGG 0123 MLGG 0379 MLGG 0603 MLGG 0695 dan MLGG 0796. Masing-masing genotipe ditanam dalam polibag masing-masing polibag ada dua tanaman dan diletakkan di luar screen house. Sepuluh genotipe kedelai yang dijadikan sampel diamati ciri-ciri morfologinya yang meliputi tinggi batang jumlah cabang panjang dan lebar daun serta bentuk daun. Ciri-ciri anatomi daun yang diamati adalah jumlah stomata dan trikoma serta ketebalan daunnya. Ciri-ciri agronomi yang diamati antara lain jumlah polong hampa jumlah polong isi jumlah total polong dan jumlah biji per tanaman Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedelai genotipe tahan dan rentan yang diteliti mempunyai ciri-ciri morfologi anatomi dan agronomi yang berbeda nyata begitu pula antara genotipe tahan dan rentan itu sendiri. Ciri-ciri morfologi pada lima genotipe tahan dan lima genotipe rentan yang diteliti mempunyai perbedaan dalam hal tinggi batang jumlah cabang ukuran panjang dan lebar daun perbedaan ciri-ciri anatomi meliputi jumlah stomata jumlah trikomata dan ketebalan daun dan ciri-ciri agronomi mempunyai perbedaan dalam jumlah polong isi jumlah total polong dan jumlah biji per tanaman. Genotipe yang paling tahan dari sepuluh genotipe yang diuji adalah MLGG 0297 dan genotipe yang paling rentan adalah MLGG 0695. Penelitian ini masih mengamati ciri-ciri setiap genotipe sebaiknya pada penelitian berikutnya mengamati karakter yang bersifat stabil atau mantap pada suatu makhuk hidup.


Informasi Detail
DDC
Rs 583.74 IMA s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2007.
Deskripsi Fisik
ix, 90 hlm : il. : tab. ; 29 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02333/KI/07
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2007
Subjek
1. KEDELAI, GENOTIPE
Pembimbing
1. SITI ZUBAIDAH ; 2. HERU KUSWANTORO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik