Skripsi
Studi tentang manajemen gabungan sepakbola Indonesia Sambas (Gabsis) Kalimantan Barat periode 2007 / Ade Gusnandar
Abstrak
Manajemen merupakan proses yang universal sifatnya di segala aspek kehidupan. Jadi tidak hanya terbatas pada dunia usaha saja. Manajemen merupakan dasar beroperasinya segala kegiatan di dalam kehidupan manusia yang semakin kompleks. Secara tradisional manajemen itu di pandang sebagai proses untuk mencapai tujuan organisasi. Sesuai dengan pernyataan tersebut tujuan manajemen hanya di capai secara efektif jika di rencanakan dikoordinasikan dan di awasi. Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lain secara efektif dan efesien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen GABSIS Kalimantan Barat mengatur segala sesuatu yang ada di GABSIS Kalimantan Barat dan memiliki komponen-komponen manajemen di antaranya planning (perencanaan) organizing (pengorganisasian) staffing (penyusunan staf) actuating (pelaksanaan) motivating (pemberian motivasi) controlling (pengawasan) budgeting (anggaran). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Gabungan Sepakbola Indonesia Sambas (GABSIS) Kalimantan Barat periode 2007. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan prosedur penelitian yang digunakan adalah (1) penyusunan instrumen penelitian (2) penyebaran angket dan pengumpulan data dan (3) analisis data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2007 di Gabsis Kalimantan Barat dengan menggunakan instrumen pedoman angket. Berdasarkan hasil penelitian Manajemen Gabungan Sepakbola Indonesia Sambas (GABSIS) Kalimantan Barat yang berkaitan dengan variabel perencanaan di peroleh hasil 93.93% yang berkaitan dengan variabel pengorganisasian 93.62% yang berkaitan dengan variabel Penyusunan staf 78.83% yang berkaitan dengan variabel pelaksanaan 78.17 yang berkaitan dengan variabel motivasi 61.01% yang berkaitan dengan variabel pengawasan 84.28% yang berkaitan dengan anggaran 79.40% dengan demikian manajemen Gabungan Sepakbola Indonesia Sambas (GABSIS) Kalimantan Barat secara keseluruhan diperoleh hasil 81.32%. Dari kesimpulan diatas peneliti menyarankan kepada manajemen/ pengurus Gabungan Sepakbola Indonesia Sambas (GABSIS) Kalimantan Barat Periode 2007 adalah untuk lebih membenahi pada aspek motivasi dan bagian-bagian dari aspek-aspek yang kurang baik seperti melatih dan mengembangkan kepengurusan dan anggaran tenaga kerja. Dengan membenahi aspek motivasi dan bagian-bagian aspek yang kurang yang baik tidak menutup kemungkinan kedepannya manajemen Gabungan Sepakbola Indonesia Sambas (GABSIS) Kalimantan Barat dapat berjalan lebih baik dari yang sekarang ini.