Skripsi
Pengembangan VCD dan buku pedoman teori model variasi latihan shooting dalam kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 21 Malang / M. Zaki Basari
Abstrak
Shooting merupakan teknik dasar yang penting dalam permainan bolabasket karena kemenangan dalam suatu pertandingan ditentukan oleh hasil tembakan masuk yang dibuat oleh suatu tim. Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMP Negeri 21 Malang terdapat kesimpulan bahwa pelatih ekstrakurikuler bolabasket membutuhkan VCD dan buku pedoman teori model variasi latihan shooting bolabasket. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan VCD dan buku pedoman teori model variasi latihan shooting ini diharapkan dapat dijadikan bahan rujukan dalam memberikan materi program latihan shooting dalam kegiatan ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 21 Malang. Dalam penelitian pengembangan VCD dan buku pedoman teori model variasi latihan shooting dalam kegiatan ekstrakurikuler bolabasket untuk siswa SMP ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dan menggunakan model pengembangan intruksional dari Sadiman (2003 38) yaitu yang terdiri dari (1) Penemuan ide pengumpulan berbagai informasi sebagai kajian pustaka dan observasi lapangan. (2) Penulisan naskah media (hasil produk) berisi rancangan model variasi latihan shooting. (3) Evaluasi Produk oleh ahli. (4) Revisi Produk I dilakukan oleh ahli. (5) Produk prototipe dilakukan dengan pengambilan gambar produk dengan media audio visual (video). (6) Uji coba prototipe ujicoba (kelompok kecil) (7) Revisi Produk II revisi dari ujicoba (kelompok kecil) (8) Uji lapangan (kelompok besar) (9) Reproduksi penyempurnaan produk. Lokasi penelitian adalah di SMPN 21 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk ahli kepelatihan bolabasket dan pelatih bolabasket. Dengan kualifikasi 1 ahli kepelatihan bolabasket 1 ahli pelatih bolabasket dan 1 ahli media sedangkan untuk pelatih bolabasket dilakukan uji coba (kelompok kecil) sebanyak 3 orang dan uji lapangan (kelompok besar) sebanyak 9 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan persentase. Hasil penilaian atau evaluasi model variasi latihan shooting ini yaitu sebagai berikut dari ahli kepelatihan bolabasket yaitu 93% (digunakan) dari ahli pelatih bolabasket 97% (digunakan) dari ahli media yaitu 93% (digunakan) dari uji coba (kelompok kecil) 90 78% (digunakan) dan dari uji lapangan (kelompok besar) yaitu 89 1% (digunakan). Disarankan dalam penggunaan sebaiknya dilaksanakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada pada produk pengembangan tersebut. Dengan jumlah subyek yang lebih besar dan waktu yang digunakan sesuai dengan program latihan dalam kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di sekolah. Diperlukan sosialisasi pada sekolah-sekolah SMP lainnya sehingga mendapatkan tingkat keefektifan dan efisiensi produk yang diharapkan.