Skripsi
Analisis sajian materi pada buku matematika SMP kelas VII ditinjau dari pendekatan induktif dan deduktif / Cahyananingsih
Abstrak
Buku merupakan salah satu sarana pendidikan yang turut serta mempengaruhi keberhasilan pendidikan. Dalam menentukan strategi penyajian materi pada buku ajar matematika diperlukan pengetahuan tentang kesiapan mental pembacanya (siswa). Bagi siswa SMP khususnya kelas VII yang masih berada dalam masa transisi dari tahap operasi konkret menuju tahap operasi formal masih perlu menggunakan pendekatan induktif dalam penyajian topik matematika. Namun mereka juga perlu dipersiapkan untuk tahap operasi formal dengan menggunakan pendekatan deduktif dalam menyajikan topik matematika. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam menyajikan materi untuk siswa SMP khususnya kelas VII perlu digunakan pendekatan induktif dan deduktif termasuk dalam buku yang mereka gunakan. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) berapakah persentase penyajian materi pada buku paket yang sesuai dengan pendekatan induktif (2) berapakah persentase penyajian materi pada buku paket yang sesuai dengan pendekatan deduktif (3) apakah buku paket layak digunakan untuk siswa SMP kelas VII dalam pembelajaran matematika ditinjau dari pendekatan induktif dan deduktif. Untuk menjawab masalah tersebut maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian isi (content analysis) yaitu mendeskripsikan secara objektif bagaimana penyajian suatu materi pada buku paket yang digunakan siswa SMP di kota Malang yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang selanjutnya menyesuaikannya dengan tahap-tahap penyajian materi dengan pendekatan induktif dan deduktif. Setelah mengetahui persentase masing-masing penyajian dapat ditentukan kelayakan penggunaan buku tersebut dengan ketentuan dikatakan layak jika materi pada buku disajikan dengan menggunakan kedua pendekatan tersebut dan persentase penyajian materi dengan pendekatan induktifnya lebih dari 50%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 61.2% materi disajikan dengan pendekatan induktif dan 19.0% dengan pendekatan deduktif. Dengan demikian disimpulkan secara umum buku paket layak digunakan dalam pembelajaran untuk siswa SMP kelas VII ditinjau dari pendekatan induktif dan deduktif. Namun pada bab II VI VIII dan X tidak layak digunakan karena persentase penyajian materi dengan pendekatan induktif dan deduktifnya berturut-turut 50% dan 7.1% 33.3% dan 16.7% 33.3% dan 44.4% serta 40% dan 40%. Mengacu pada hasil penelitian di atas maka peneliti menyarankan bagi guru yang ingin menggunakan buku paket tersebut dalam pembelajaran matematika hendaknya bisa melengkapi kekurangsesuaian penyajian baik dalam pendekatan induktif maupun dalam pendekatan deduktif.