Skripsi
Peningkatan kemampuan menulis cerita pendek dengan memanfaatkan majalah dinding siswa kelas IX SMP Katolik Santa Maria II Malang / Priskila Citrasetya Andari
Abstrak
Kemampuan menulis cerpen merupakan salah satu kompetensi bahasa dan sastra yang terdapat dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP SMP/ MTs mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Pembelajaran menulis cerpen membutuhkan media yang variatif dan inovatif. Hasil studi pendahuluan terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerpen menunjukkan bahwa siswa masih kesulitan menemukan inspirasi cerita dan menentukan judul yang sesuai dengan isi cerita. Selain itu siswa masih kurang mampu mengembangkan alur secara runtut dan jelas melukiskan watak secara jelas mendeskripsikan setting secara jelas dan kurang tepat dalam memilih dan menggunakan pilihan kata ejaan dan tanda baca. Hal tersebut disebabkan siswa langsung terjun pada kegiatan penciptaan cerpen tanpa serangkaian proses. Siswa membutuhkan beberapa tahap pembelajaran yang berfungsi sebagai proses penciptaan cerpen. Majalah dinding merupakan salah satu media massa sekolah yang memiliki fungsi dan manfaat yaitu meningkatkan minat baca mengembangkan cakrawala pengetahuan sumber acuan informasi keilmuan menyalurkan dan menampung bakat minat hobi dokumentasi dan media pengajaran. Berdasarkan fungsi dan manfaat majalah dinding tersebut maka majalah dinding dimanfaatkan sebagai media pengajaran sumber inspirasi dan tempat memajang hasil karya siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil peningkatan kemampuan menulis cerpen dengan memanfaatkan majalah dinding siswa SMPK Santa Maria 2 Malang pada aspek menentukan judul mengembangkan alur aspek melukiskan watak mendeskripsikan setting dan kebahasaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan menulis cerpen dengan memanfaatkan majalah dinding siswa SMPK Santa Maria II pada aspek menentukan judul mengembangkan alur aspek melukiskan watak mendeskripsikan setting dan kebahasaan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus. Penelitian ini meliputi beberapa tahap (1) studi pendahuluan (3) perencanaan tindakan (4) pelaksanaan tindakan (5) evaluasi (6) refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di SMP Katolik Santa Maria II Malang. Sumber data penelitian ini adalah siswa dan peristiwa pembelajaran menulis cerpen dengan memanfaatkan majalah dinding. Data dalam penelitian diklasifikasikan menjadi tiga yaitu data pretes data tindakan (data proses penelitian dan data hasil penelitian). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Katolik Santa Maria II Malang berjumlah 30 siswa terdiri atas 14 siswa putra dan 16 siswa putri. Instrumen pengumpul data utama adalah peneliti dibantu guru sebagai mitra peneliti sedangkan instrumen penunjang berupa format catatan lapangan pedoman pengamatan dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerpen dengan memanfaatkan majalah dinding hingga melampui batas minimum 75% dengan nilai minimal 75. Hal tersebut membuktikan bahwa setelah diberi tindakan siswa telah kompeten menulis cerpen. Setelah diberi tindakan I dan II kemampuan siswa dalam menulis cerpen menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan kemampuan tersebut meliputi kemampuan menentukan judul mengembangkan alur melukiskan watak mendeskripsikan watak dan menggunakan pilihan kata ejaan dan tanda baca yang tepat. Dari setiap aspek kemampuan menulis cerpen yang harus dikuasai siswa mengalami peningkatan hingga mencapai 100%. Bertitik tolak dari penelitian yang telah dilaksanakan saran yang dapat diberikan peneliti pada guru bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia adalah supaya guru menerapkan pemanfaatan majalah dinding dalam pembelajaran menulis cerpen dan pembelajaran sastra lainnya seperti membacakan cerpen dan menulis puisi. Selain itu guru juga disarankan untuk memperbaiki atau menambah variasi pada pembelajaran menulis cerpen dengan memanfaatkan majalah dinding. Saran pada sekolah adalah agar menyediakan media pembelajaran yang inovatif dan memotivasi guru untuk memberdayakan media belajar yang inovatif variatif dan efisien dalam kegiatan pembelajaran seperti halnya memanfaatkan majalah dinding dalam meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis cerpen. Saran pada peneliti selanjutnya adalah supaya peneliti lanjutan dapat memanfaatkan media yang lebih inovatif dan variatif untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa dan juga pada pembelajaran sastra lainnya seperti membacakan cerpen dan menulis puisi.