Skripsi
Gerakan Malik di Jawa Timur tahun 1950-1951 / Eka Octaviyanti Istiqomah
Abstrak
Pada masa pasca revolusi di Indonesia terjadi banyak kekacauan. Salah satu kekacauan yang terjadi adalah munculnya gerakan yang dilakukan oleh Malik yang berbasis di daerah Jawa Timur. Malik memiliki banyak pengikut dari berbagai kalangan masyarakat termasuk para kepala desa dan anggota TNI. Kegiatan yang mereka lakukan tidak hanya melakukan pengacauan masyarakat dengan cara-cara mencuri ataupun melakukan penodongan dan perampokan tetapi juga mengadakan perlawanan terhadap aparat penegak hukum. Gerakan Malik ini memiliki struktur organisasi yang rapi dan terorganisir dengan baik. Setiap daerah operasi memiliki pemimpin yang berada di bawah pengawasan langsung oleh Malik. Penelitian tentang Gerakan Malik setingkat skripsi ataupun yang secara khusus membahas masalah ini belum pernah ditemukan oleh peneliti. Tulisan yang pernah memuat tentang adanya Gerakan Malik hanya ditulis dari aspek militer yang hanya menonjolkan peran militer di dalamnya. Sementara itu keterangan dari pihak masyarakat tidak terlalu dibahas. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian tentang hal ini untuk memaparkan lebih detail tentang Gerakan Malik baik dari aspek militer maupun aspek masyarakat. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini bagaimana latar belakang proses terjadinya dan akibatnya bagi masyarakat Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana latar belakang proses terjadinya dan akibatnya bagi masyarakat Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan laporan penelitian ini adalah metode historis yang terdiri dari 1) pemilihan topik 2) heuristik 3) kritik/ verifikasi 4) interpretasi dan 5) historiografi (penulisan laporan) Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan ini terjadi akibat adanya kebijakan pemerintah pada masa Kabinet Hatta tentang Restrukturisasi dan rasionalisasi yang mengakibatkan banyak anggota laskar-laskar perjuangan dan TNI-Masyarakat yang dibuang dari kesatuan. Hal ini menimbulkan kekecewaan yang sangat dalam bagi mereka hingga pada tahun 1950 Malik sebagai pemimpin gerakan ini mengkoordinir para mantan pejuang kemerdekaan untuk melakukan gerakan pengacauan yang khususnya ditujukan kepada aparat baik TNI maupun polisi. Gerak awal dari Gerakan Malik ini diawali dengan pencurian dan perampokan terhadap orang-orang kaya yang tidak disukai oleh masyarakat. Pada perkembangannya mereka cenderung menyerang pos polisi dan tentara. Hal ini memang disebabkan oleh kekecewaan anggota-anggota gerakan yang merupakan bekas tentara sehingga bentuk pelampiasannya dengan melakukan aksi tersebut. Selama terjadi peristiwa-peristiwa yang dilakukan Gerakan Malik masyarakat selalu diliputi ketakutan dan kebimbangan. Masyarakat tidak sepenuhnya mendukung tetapi juga tidak menentang secara terang-terangan. Dengan usaha usaha yang dilakukan dan doktrin doktrin yang ia kemukakan rakyat bukan hanya berakibat secara moral saja akibat yang tidak kalah penting adalah bagi perkembangan intelektual masyarakat. Atas dasar membela kaum lemah pemikiran gerakan Malik ini diterima dengan baik oleh masyarakat terutama bagi kalangan buruh tani. Bagi golongan masyarakat elit dan aparat keamanan gerakan Malik dan kawan kawan adalah ancaman tersendiri. Perampokan pencurian bahkan pembunuhan yang dilakukan oleh para pengikut Malik terhadap golongan tersebut adalah bentuk ancaman. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan lebih mendalam terutama bagi pihak pemerintah daerah untuk menggali lagi sejarah daerahnya. Hal ini sangat penting bagi perkembangan daerah dan perlu dijadikan bahan pertimbangan bagi setiap pengambilan keputusan dan perlu dipikirkan akibatnya bagi masyarakat.