UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Analisis perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku pada perusahaan tenun \"Pelangi\" Lawang / Yunanik

Yunanik - Nama Orang;

Abstrak
Bahan baku merupakan salah satu unsur penting dalam persediaan yang memerlukan perencanaan dan pengendalian. Perencanaan dan pengendalian ini dibutuhkan untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan bahan baku yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi dan tujuan jangka pendek perusahaan. Masalah utama yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pengendalian bahan baku adalah besarnya pembelian yang harus dilakukan perusahaan. Disamping itu masalah lain yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam perencanaan dan pengendalian bahan baku adalah biaya pembelian dengan harga ekonomis tanpa mengakibatkan kekurangan bahan baku. Oleh karena itu perusahaan dituntut melakukan pembelian yang paling ekonomis untuk menekan biaya pembelian bahan baku atau dengan kata lain perusahaan dituntut melakukan perencanaan dan pengendalian yang tepat dalam penanganan bahan baku. Analisis perencanaan dan pengendalian bahan baku yang dilakukan pada Tugas Akhir ini dilakukan dengan mengevaluasi hasil perencanaan dan pengendalian yang dilakukan perusahaan selama ini dan juga membandingkan hasil perhitungan perencanaan dan pengendaliaan yang dilakukan perusahaan dengan hasil perencanaan dan pengendalian bahan baku dengan menggunakan metode EOQ. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil evaluasi perencanaan dan pengendalian perusahaan terhadap bahan baku selama ini ternyata kurang optimal. Hal ini dibuktikan dengan tidak terealisasinya budget produksi yang berakibat tidak tercapainya tujuan jangka pendek perusahaan. Masalah-masalah ini disebabkan karena terlambatnya kedatangan bahan baku. Di samping itu hasil perbandingan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ sebagai pengendali persediaan bahan baku ternyata jauh lebih hemat (efisien) dari kebijakan perusahaan yang dilakukan selama ini. Hal ini terlihat dari hasil analisis bahwa perusahaan akan dapat melakukan penghematan sebesar Rp 464.343 29 pada tahun 2005 dan sebesar Rp 430.106 88 pada tahun 2006 untuk biaya bahan baku tetron. Sedang penghematan yang seharusnya dapat dilakukan perusahaan adalah sebesar Rp 243.466 32 pada tahun 2005 dan sebesar Rp 280.106 71 pada tahun 2006 untuk biaya bahan baku cotton jika perusahaan menggunakan metode EOQ. Berdasarkan hasil analisis ini dapat disarankan bahwa dalam melakukan penyusunan anggaran bahan baku hendaknya perusahaan menggunakan metode EOQ dan memperhatikan semua hal yang berhubungan dengan bahan baku secara lebih cermat dan teliti. Sehingga perencanaan dan pengendalian yang dilakukan perusahaan dapat dilakukan dengan lebih optimal dan mendapatkan hasil yang memuaskan.


Informasi Detail
DDC
Rp 657.458 YUN a
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Akuntansi, 2008.
Deskripsi Fisik
viii, 75 + [11] hlm : il. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00197/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Akuntansi)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. PENGENDALIAN BAHAN BAKU
Pembimbing
1. SRIYANI MENTARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik