Skripsi
Etilasi CNSL (Cashew Nut Shell Liquid) dengan etil bromida dan natrium bikarbonat dalam etanol / Dany Kristyanto
Abstrak
Tanaman jambu mete adalah suatu tanaman yang termasuk dalam spesies Anacardium occidentale L. Produk tanaman mete adalah buah dan biji mete. Dalam setiap satu butir biji mete rata-rata terdiri dari 70% (berat) kulit biji dan 30% (berat) daging biji. Kulit biji mete mengandung minyak yang disebut Cashew Nut Shell Liquid (CNSL). CNSL berwarna coklat kehitaman kental dan bersifat korosif. Kandungan utama minyak kulit biji mete (CNSL) adalah asam anakardat yang mempunyai gugus karboksil hidroksil fenolik dan gugus alkil (jenuh tidak jenuh) pada lingkar aromatiknya. Asam anakardat bersifat toksik terhadap sel leukimia L1210. Sitotoksisitas asam anakardat dan turunannya terhadap sel leukimia L1210 tersebut dipengaruhi oleh kepolarannya. Semakin nonpolar turunan dari asam anakardat (metil ester dari asam anakardat) maka turunan dari asam anakardat tersebut semakin toksik terhadap sel leukimia L1210 (Marfu ah dkk 2006). Salah satu usaha untuk menghasilkan turunan dari asam anakardat (etil anakardat) yang lebih bersifat nonpolar daripada asam anakardat yaitu dengan etilasi CNSL dengan menggunakan etil bromida dan natrium bikarbonat dalam etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah CNSL dapat dietilasi dengan etil bromida dan natrium bikarbonat dalam etanol serta untuk mengetahui senyawa yang dihasilkan dari reaksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental yaitu mereaksikan CNSL dengan etil bromida dan natrium bikarbonat dalam etanol. Analisis hasil reaksi dilakukan dengan kromatografi lapis tipis (KLT) sedangkan pemisahan senyawa-senyawa hasil reaksi dilakukan dengan kromatografi kolom. Untuk identifikasi struktur senyawa dilakukan dengan spektroskopi IR dan 1H-NMR. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa CNSL dapat dietilasi dengan menggunakan etil bromida dan natrium bikarbonat dalam etanol. Pemisahan senyawa hasil etilasi menghasilkan dua senyawa dengan Rf masing-masing sebesar 0 909 dan 0 618 dengan eluen n-heksana-dietil eter-asam format (70 30 2). Studi spektroskopi menunjukkan bahwa senyawa dengan Rf 0 909 adalah etil anakardat dan senyawa dengan Rf 0 618 adalah etil ester etil eter dari asam anakardat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh maka disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai sifat-sifat kimia dan fisika senyawa hasil etilasi CNSL serta melakukan analisis spektroskopi lain seperti misalnya C-NMR untuk memperoleh data yang lebih meyakinkan dalam penentuan struktur senyawa hasil reaksi.