Skripsi
Pengaruh hari perdagangan terhadap return, abnormal return dan risiko saham di Bursa Efek Jakarta / David Bahar Mahbubi
Abstrak
Investasi pada hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang. Sekuritas atau saham adalah salah satu bentuk investasi yang diharapkan bisa memberikan keuntungan bagi investor baik itu return atau bahkan abnormal return saham yang tentu tidak lepas dari tingkat risiko saham itu sendiri. Adanya anomali akhir pekan seakan memberikan celah bagi para investor untuk mendapatkan return ataupun abnormal return semaksimal mungkin dengan berusaha memperkecil tingkat risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh hari perdagangan (anomali akhir pekan) terhadap return abnormal return dan risiko saham harian Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta periode 1 Januari 31 Desember 2005 baik secara parsial ataupun simultan. Pengujian (H1) dilakukan dengan menggunakan model regresi linier berganda. Populasi penelitian ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta selama tahun 2005 terhitung mulai 1 Januari sampai 31 Desember 2005 dengan teknik judsment sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari www.jsx.co.id dan www.e-bursa.com. Dari perbandingan nilai T hitung dan T tabel secara parsial masing-masing hari perdagangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return abnormal return dan risiko saham. Dari perbandingan nilai F hitung dan F tabel menunjukkan bahwa nilai F hitung F tabel yang berarti menolak H1 dan menerima H0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen yaitu masing-masing hari perdagangan yang meliputi hari Senin (X1) Selasa (X2) Rabu (X3) Kamis (X4) dan Jum at (X5) secara simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varibel dependen yaitu return (Y1) abnormal return (Y2) dan risiko saham (Y3). Berdasarkan hasil dari penelitian ini maka saran yang dapat diberikan adalah bagi investor ataupun bagi para pelaku pasar modal hendaknya untuk lebih memiliki kepekaan terhadap berbagai kegiatan atau peristiwa yang secara langsung maupun tidak langsung dapat berpengaruh terhadap harga saham.