UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Penerapan analisis varian biaya overhead pabrik sebagai upaya pengukuran tingkat efisiensi biaya produksi pada perusahaan tenun \"Pelangi\" Lawang Malang / Mariyah Ulfah

Mariyah Ulfah - Nama Orang;

Abstrak
Kondisi perekonomian Indonesia yang tidak stabil saat ini dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi dunia usaha Kondisi seperti ini dapat mendorong perusahaan untuk mengendalikan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan pengolahan suatu produk dan tetap akan menghasilkan laba. Dalam usaha bertahan inilah perusahaan dituntut untuk mempergunakan sumberdaya yang dimiliki secara lebih efektif dan efisien. Analisis varian biaya overhead pabrik dilaksnakan dengan tujuan untuk mengetahui penyabab terjadinya selisih antara biaya yang sesungguhnya terjadi dengan biaya standar kemudian dicari jalan keluar untuk mengatasi selisih yang merugikan. Selain itu dapat dapat digunakan untuk tindakan perbaikan terhadap penyimpangan atay selisih biaya yang terjadi dalam rangka mencapai efisiensi. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan Tenun Pelangi Lawang yaitu perusahaan belum melakukan analisis selisih biaya overhead pabrik lebih lanjut. Berdasarkan perhitungan setelah dilakukannya analisis varian biaya overhead pabrik dengan menggunakan metode empat selisih pada tahun 2005-2006. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat selisih biaya overhead pabrik yang tidak menguntungkan (UF) sebesar Rp 62.411.054 73 dengan perincian sebagai berikut selisih anggaran terdapat selisih yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 61.963.049 55 selisih kapasitas sebesar Rp.161.895 81 yang bersifat menguntungkan selisih efisiensi variabel sebesar Rp. 448.005 81 yang bersifat tidak menguntungkan dan selisih efisien tetap juga bersifat tidak menguntungkan sebesar Rp. 161.895 81. Varian BOP yang bersifat tidak menguntungkan pada tahun 2005 sebesar 2.08% dari biaya produksi atau Rp 31.915.464 12. pada tahun 2006 varian BOP juga bersifat tidak menguntungkan sebesar 1 75% dari biaya produksi atau Rp 30.495.590 03. varian yang tidak menguntungkan akan menambah biaya produksi dengan demikian harga pokok produksi semakin besar harga pokok produksi yang semakin besar akan mengurangi laba. Dari hasil analisis tersebut diharapkan perusahaan agar lebih memperhatikan selisih yang tidak menguntungkan dan mencari penyebab-penyebab terjadinya dan menentukan siapa yang bertanggungjawab atas terjadinya selisih.


Informasi Detail
DDC
Rp 657.4 MAR p
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2008.
Deskripsi Fisik
viii, 93 hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00389/KI/08
Edisi
Tugas Akhir (D3 Akuntansi)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. BIAYA PRODUKSI - PENGHITUNGAN
Pembimbing
1. SRIYANI MENTARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik