Skripsi
Pengaruh emotional quotient terhadap prestasi belajar siswa-siswi kelas II dan III Program Keahlian Akuntansi pada mata pelajaran akuntansi di SMK PGRI 2 Malang / Purwati
Abstrak
Pada saat proses belajar mengajar berlangsung diperlukan interaksi yang baik antara guru dengan murid dan interaksi antara siswa dengan siswa. Interaksi yang terjadi dalam kelas maupun di sekolah dibutuhkan kecerdasan emosional agar dapat mengatur serta mengenali emosi yang ada dalam diri pribadi maupun orang lain atas suatu masalah yang dihadapi sehingga dapat menginterprestasikan tindakan secara tepat. Kecerdasan emosional banyak mempengaruhi aktivitas manusia termasuk aktivitas belajar siswa pun dipengaruhi oleh kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional mempengaruhi prestasi belajar siswa akan terlihat pada saat proses belajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Emotional Quotient (EQ) terhadap prestasi belajar siswa-siswi kelas II dan III program keahlian akuntansi pada mata pelajaran akuntansi di SMK PGRI 2 malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket atau koesioner dan dokumentasi. Dan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif yaitu menentukan distribusi frekuensi data Emotional Quotient dan prestasi belajar siswa dan teknik analisis regresi sederhana yaitu untuk mengetahui pengaruh Emotional Quotient terhadap prestasi belajar siswa-siswi kelas II dan III program keahlian akuntansi pada mata pelajaran akuntansi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh signifikansi 0 000 0 05 dan 6 491 2 002 dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar akuntansi siswa-siswi kelas II dan III program keahlian akuntansi SMK PGRI 2 Malang. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Emotional Quotient berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa-siswi kelas II dan III program keahlian akuntansi pada mata pelajaran akuntansi di SMK PGRI 2 Malang. Saran yang diberikan bagi siswa diharapkan bisa mengembangkan kecerdasan emosionalnya dengan cara selalu terbuka dan jujur pada diri sendiri dan orang lain mengikuti proses belajar mengajar dengan baik dan berpartisipasi dalam kegiatan di sekolah sehingga kemampuan-kemampuan yang terkait dengan kecerdasan emosional dapat terlatih dengan baik seiring dengan prestasi yang juga akan meningkat dengan baik pula.