UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Isolasi dan identifikasi komponen minyak atsiri mint dari mentha arvensis var. Javanica / Anissa Yustisia

Anissa Yustisia - Nama Orang;

Abstrak
Indonesia memiliki kekayaan alam yang salah satunya berupa rempah-rempah yang umumnya dimanfaatkan di bidang kuliner. Dengan perkembangan jaman beberapa rempah-rempah yang telah diketahui khasiatnya mulai diaplikasikan ke beberapa bidang lainnya. Salah satu rempah-rempah yang mudah tumbuh di Indonesia adalah tanaman mint. Tanaman ini memiliki efek menyegarkan sehingga pemanfaatannya tidak terbatas dibidang kuliner namun juga sebagai bahan tambahan obat-obatan. Walaupun memiliki banyak manfaat tidak semua tanaman mint diketahui kandungan kimianya karena tanaman mint memiliki 2300 jenis. Mentha arvensis var. javanica adalah salah satu tanaman mint yang tumbuh di Indonesia namun pemanfaatannya masih jarang dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan isolasi minyak atsiri dari mentha arvensis var. javanica dan mengidentifikasi 10 kandungan utama senyawa penyusun minyak atsiri tersebut. Penelitian ini bersifat eksperimen laboratoris. Penelitian dilakukan pada bulan Pebruari-Mei 2006 bertempat di laboratorium Universitas Negeri Malang dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Sedangkan langkah-langkah yang dilakukan adalah dengan pemilihan tanaman mint yang seragam yaitu dengan panjang sampai 5 tingkat daun dari ujung batang. Setelah mendapatkan sampel yang memenuhi persyaratan tersebut sampel dibagi menjadi tiga bagian dimana bagian I langsung diisolasi bagian II dan III disimpan dalam keadaan terbuka dan tidak terkena sinar matahari secara langsung selama 2 dan 5 hari sejak pemetikan. Isolasi dilakukan dengan menggunakan metode destilasi uap-air. Minyak atsiri yang didapatkan dari hasil destilasi kemudian dihitung rendemennya dan diidentifikasi dengan menggunakan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrofotometer). Hasil isolasi 1000 gram sampel untuk menghasilkan minyak atsiri mint pada penyimpanan selama 0 hari 2 hari dan 5 hari berturut-turut adalah 0 51 mL 0 7 mL 1 11 mL. Dari ketiga perlakuan berbeda pada sampel tersebut maka untuk mendapatkan minyak atsiri dengan hasil yang maksimum sebaiknya dilakukan penyimpanan tanaman mint selama 5 hari pada udara terbuka dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Identifikasi kandungan minyak atsiri dilakukan dengan menganalisa 10 puncak terbesar pada spektrum GC-MS adalah 2-metil-5-(1-metiletilen)-2-sikloheksen-1-on 64 00% piperitenon oksida 16 96% limonena 8 61% karyofilen oksida 2 75% 61538 -bourbonena 2 58% trans-karyofilena 1 32% 61538 -mirsena 1 06% nonanal 1 08% 7-metil-3-metilen-1 6 9-dekatriena 0 93% p-2-menthen-1-ol 0 69%.


Informasi Detail
DDC
Rs 661.806 ANI i
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2007.
Deskripsi Fisik
vii, 71 hlm. : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00548/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2007
Subjek
1. MINYAK ATSIRI MINT - IDENTIFIKASI KOMPONEN
2. MINYAK ATSIRI MINT - ISOLASI

Pembimbing
1. DERMAWAN AFANDY ; 2. DEDEK SUKARIANINGSIH
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik