Tugas Akhir
Proses perhitungan dan prosedur penggajian overtime dari penyediaan jasa tenaga pengemudi pada koperasi pegawai PT. Indosat, Tbk (Kopindosat) Surabaya / Nitaristi Istining Dyiari
Abstrak
ABSTRAK Dyiari Nitaristi Istining. 2007. Proses Perhitungan dan Prosedur Penggajian Overtime dari Penyediaan Jasa Tenaga Pengemudi pada Koperasi Pegawai PT. Indosat Tbk (KOPINDOSAT) Surabaya. Tugas Akhir Program Studi Diploma-III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Yuli Widi Astuti S. E. M. Si. Ak. Kata Kunci proses perhitungan prosedur penggajian overtime. Suatu perusahaan akan berjalan dengan baik apabila sistem yang digunakan juga baik. Dalam rangkaian sistem manajemen subsistem harus saling melengkapi untuk tercapainya suatu tujuan sistem yang merupakan tujuan perusahaan. Salah satu sistem yang penting dalam suatu perusahaan adalah sistem penggajian. Pekerjaan ini menyangkut antar unit kerja yang saling berhubungan satu sama lain. Seiring dengan tingginya mobilitas perusahaan suatu pekerjaan akan menjadi lebih kompleks dan sering menimbulkan pekerja untuk bekerja di atas jam kerja normal (overtime). Hal ini juga terjadi pada Koperasi Pegawai PT. Indosat Tbk (KOPINDOSAT) Surabaya yang merupakan perusahaan perdagangan dan jasa yang bekerjasama dengan PT. Indosat Tbk dalam hal pengadaan barang dan jasa yang diperlukan guna menunjang seluruh kegiatan operasional PT. Indosat Tbk Sehingga berkaitan dengan overtime tersebut mengharuskan perusahaan untuk membayar gaji overtime untuk pekerja yang bersangkutan. Untuk itu guna mempermudah perhitungan gaji overtime khususnya pengemudi maka perusahaan diharapkan membuat metode perhitungan yang efektif. Mengingat perhitungan dilakukan secara manual. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui proses perhitungan gaji lembur dan prosedur penggajian overtime dari penyediaan jasa tenaga pengemudi pada Koperasi Pegawai PT. Indosat Tbk (KOPINDOSAT) Surabaya. Tahapan dan metode analisis pemecahan masalah yang digunakan dalam penulisan ini adalah (1) Melakukan perhitungan kerja lembur overtime pengemudi secara manual dengan dibandingkan dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep. 102. MEN/VI/2004. (2) Melakukan pengukuran terhadap bagan alir proses penggajian. (3) Prosedur penagihan gaji lembur (overtime) pengemudi ke PT. Indosat Tbk. Selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada Koperasi Pegawai PT. Indosat Tbk (KOPINDOSAT) Surabaya dapat disimpulkan bahwa tatacara penggajian dan proses penggajian pada perusahaan sudah baik. Akan tetapi pada proses perhitungan gaji lembur untuk pengemudi terdapat kendala yaitu terkait dengan masalah waktu mengingat banyaknya pengemudi yang tidak semua berada pada satu lokasi dan karena perhitungan dilakukan dengan manual. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dipertimbangkan upaya yang ditempuh perusahaan kedepan dalam hal perhitungan gaji lembur misalnya perhitungan yang semula dilakukan perbulan dapat dilakukan per minggu. Hal ini diharapkan perhitungan dapat cepat selesai dan meminimalkan adanya dokumen yang menumpuk.