UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Masalah-masalah perkawinan anuloma pada wanita sudra di desa adat Gedongan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali / Ni Luh Smerti Arini

Ni Luh Smerti Arini - Nama Orang;

Abstrak
Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan. Sebagai makhluk berbudaya dengan kebutuhan biologisnya manusia mengenal adanya perkawinan. Masyarakat Hindu Bali mengenal adanya perkawinan Anuloma yaitu perkawinan dimana si wanita berasal dari wangsa Sudra dengan lelaki dari wangsa yang lebih tinggi (Tri Wangsa). Masalah yang timbul dalam perkawinan Anuloma karena perbedaan wangsa di antara wanita Sudra dan laki-laki Tri Wangsa melatarbelakangi dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian ini difokuskan pada motif-motif bentuk-bentuk masalah dan strategi penyelesaian masalah yang dilakukan wanita Sudra dalam perkawinan Anuloma. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan etnografi dengan rancangan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Desa Adat Gedongan Kecamatan Kuta Kabupaten Badung Provinsi Bali dengan menggunakan metode wawancara observasi dan dokumen. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif untuk menghasilkan kesimpulan yang siap disajikan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui metode (1) ketekunan pengamatan (2) generalisasi empiris dan (3) triangulasi. Hasil penelitian ini menemukan motif-motif perkawinan Anuloma meliputi motif cinta motif legitimasi status anak motif prestise dan motif ekonomi. Ditemukan 8 (delapan) bentuk masalah dalam perkawinan Anuloma terjadi dalam dalam 3 (tiga) fase perkawinan yaitu masa pra perkawinan masa perkawinan dan masa sesudah perkawinan. Secara umum kedelapan bentuk masalah itu dapat digolongkan dalam 3 (tiga ) kategori yaitu masalah interpersonal masalah kepentingan serta masalah budaya dan agama. Bentuk-bentuk strategi penyelesaian masalah yang dilakukan wanita Sudra dalam perkawinan Anuloma adalah kompromi menarik diri mengancam mengalah dan inaction. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada wanita Sudra agar dapat memilih strategi penyelesaian yang efektif ketika menghadapi masalah dalam perkawinan Anuloma. Bagi Bendesa Adat Gedongan diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif dari proses akulturasi. Bagi penelitian selanjutnya disarankan lebih mengembangkan hasil penelitian dengan menggunakan instrumen pengumpul data yang lebih beragam sehingga dapat mengungkap kasus secara lebih mendalam dan data yang diperoleh menjadi lebih optimal.


Informasi Detail
DDC
Rs 392.5095986 Ni m
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2008.
Deskripsi Fisik
viii, 272 hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00743/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. PERKAWINAN ADAT BALI
2. PERKAWINAN ANULOMA (BALI)

Pembimbing
1. ALWISOL ; 2. IKA ANDRINI FARIDA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik