UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Arah pemilihan jurusan berdasarkan kemampuan mental umum dan kemampuan mental skolastik siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang / Nur Afifah

Nur Afifah - Nama Orang;

Abstrak
Penjurusan merupakan salah satu proses penempatan atau penyaluaran dalam pemilihan program pengajaran para siswa SMA. Dalam penjurusan ini siswa diberi kesempatan memilih jurusan yang paling sesuai dengan karakteristik dirinya. Penjurusan merupakan perencanaan karir yang memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang dalam proses perkembangan individu. Tujuan penjurusan antara lain mengelompokkan siswa sesuai kecakapan kemampuan bakat dan minat yang relati sama membantu mempersiapkan siswa melanjutkan studi dan memlih dunia kerja meraih keberhasilan atas prestasi yang akan dicapai di waktu mendatang. Ada beberapa factor yang perlu diperhatikan dalam proses penjurusan yaitu (1) kemampuan siswa (2) minat siswa (3) harapan orang tua (4) hasil psikotes. Dalam pemilihan jurusan perlu mempertimbangkan kemampuan mental umum dan kemampuan skolastik serta minat yang dimiliki siswa. Selama proses penjurusan dapat timbul berbagai masalah diantaranya ketidaksesuaian minat denga kemampuan siswa harapan orang tua yang tidak sesuai dengan pilihan siswa. Hal itu disebabkan adanya persepsi keliru mengenai jurusan. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan kemampuan mental umum siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang (2) Mendeskripsikan kemampuan skolastik siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang (3) Hubungan antara arah pemilihan jurusan dengan kemampuan mental umum dan kemampuan skolastik siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara pemilihan jurusan dengan kemampuan mental umum dan kemampuan skolastik siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang tahun ajaran 2007/2008. teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif menggunakan statistic non-parametrik. Analisis penelitian yang dipakai adalah chi square. Hasil penelitian menggambarkan bahwa siswa yang berminat tinggi memilih jurusan IPS sebanyak 16 66% sedang sebanyak 80 70% dan rendah sebanyak 2 63%. Dari kemampuan mental umum diketahui 71 05% siswa memiliki kemampuan mental umum tinggi 26 32% sedang dan 2 63% rendah. Sedangkan untuk kemampuan skolastik terdapat banyak sekali siswa yang memiliki kemampuan skolastik sedang banyak siswa yang memiliki kemampuan skolastik tinggi dan sedikit siswa yang memiliki kemampuan skolastik rendah. Selajutnya diketahui juga ada hubungan antara arah pemilihan jurusan dengan kemampuan mental umum dan kemampuan skolastik dengan besar hubungan 308.8 dengan derajat kebebasan 5 dengan taraf signifikansi 0 05. Dari hasil penelitian ini peniliti memberikan saran untuk Kepala sekolah sebagai penanggung jawab sekolah merumuskan kebijakan sistem pengajaran di sekolah yang berlaku sama pada semua siswa pada semua jurusan sehingga tidak ada jurusan tertentu yang menjadi pilihan utama maupun pilihan kedua. Kebijakan yang disusun kepala sekolah nantinya mampu memberikan gambaran tentang keunggulan masing-masing jurusan sehingga siswa dapat mengetahui jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa. Sehingga siswa mengetahui tingkat kesulitan prestasi atau keberhasilan yang bisa dicapai oleh siswa pada jurusan yang dipilihnya. Konselor dalam memberikan layanan penempatan atau penyaluran khususnya penjurusan konselor dapat menggunakan hasil tes psikologi untuk mengetahui tingkat inteligensi dan skolastik sebagai bahan pertimbangan sehingga siswa dapat memilih jurusan yang sesuai. Hasil tes psikologis tidak akan berarti apa-apa bagi siswa tanpa adanya penjelasan dan tindak lanjut dari konselor. Oleh karena itu konselor harus mampu mengartikan hasil tes psikologis baik kepada siswa maupun orang tua siswa. Selain hasil tes inteligensi konselor juga perlu untuk memberikan layanan orientasi mengenai penjurusan sebagai pencitraan masing-masing jurusan sebelum layanan penempatan. Selain itu konselor juga perlu untuk mengetahui minat siswa agar siswa dapat menyesuaikan jurusan dengan kemampuan dan minatnya. Jika masih merasa kesulitan dalam memilih jurusan yang tepat konselor dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai masing-masing jurusan dan membantu mengenali bakat minat dan kemampuan siswa dari hasil tes psikologi dan menyampaikannya kepada siswa ataupun orang tua sehingga siswa mampu berkembang secara optimal. Peneliti selanjutnya dalam penelitian ini sampel yang diambil hanyalah daru jurusan IPS dan itu belum cukup untuk menggambarkan kemampuan dan minat seluruh siswa jurusan IPS. Untuk itu diharapkan peneliti selanjutnya menggunakan sampel dari semua jurusan yaitu IPS IPA dan Bahasa sebagai bandingan agar bisa menggambarkan kemampuan siswa lebih jelas.


Informasi Detail
DDC
Rs 371.422 NUR a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2008.
Deskripsi Fisik
ix, 75 hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00751/KI/08
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2008
Subjek
1. SMA - JURUSAN - PILIHAN SISWA
2. BIMBINGAN KEJURUAN

Pembimbing
1. TRIYONO ; 2. MUSLIHATI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik